Tenggorokan kering memang sangat mengganggu, apalagi jika keluhan ini muncul saat kamu sedang bekerja, produktivitas pun bisa menurun.
Meskipun begitu, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi tenggorokan kering, lho! Seperti mencukupi kebutuhan cairan tubuh, hingga mengonsumsi minuman herbal.
Lantas, faktor apa saja yang sebenarnya bisa menjadi penyebab keluhan ini? Yuk, ketahui jawabannya di bawah ini.

Meski tingkat keparahannya bisa berbeda pada setiap orang, terdapat beberapa faktor yang biasanya menjadi pemicu tenggorokan kering, berikut di antaranya:
Sistem pendingin udara seperti AC cenderung dapat mengurangi kelembapan udara, terutama jika sirkulasi dan pengaturan kelembapannya kurang memadai.
Saat kamu menghirup udara yang relatif kering, kelembapan pada permukaan tenggorokan bisa lebih cepat berkurang.
Akibatnya, keluhan ini akan lebih terasa saat kamu bekerja selama berjam-jam di dalam ruangan dengan AC yang menyala terus-menerus.
Baca juga: Cara Mengatasi Gerah Tanpa Kipas, Tetap Sejuk di Cuaca Panas
Tubuhmu membutuhkan cairan yang cukup untuk menjaga produksi air liur dan kelembapan selaput lendir, termasuk pada area mulut dan tenggorokan.
Jika asupan cairan tidak mencukupi, mulut dan area tenggorokan bisa menjadi kurang nyaman, khususnya saat kamu berusaha menelan atau berbicara.
Kondisi ini bisa semakin parah jika kamu terlalu sibuk dengan aktivitas pekerjaan yang membuatmu lupa atau sering menunda minum.
Saat kamu berbicara dalam waktu yang lama, pita suara dan jaringan di sekitar tenggorokan akan dipaksa untuk terus bekerja.
Jika terus dilakukan, aktivitas ini bisa memicu rasa kering atau bahkan iritasi pada tenggorokan, terutama saat kamu berbicara dengan suara keras, tanpa jeda, serta tidak didukung dengan asupan cairan yang cukup.
Inilah yang menjadi alasan mengapa keluhan tenggorokan kering biasa dialami oleh mereka yang sering mengikuti rapat, presentasi, mengajar, atau melayani pelanggan via telepon.
Meskipun kopi memiliki efek energi dan mood booster yang efektif, mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak justru bisa memicu keluhan tenggorokan kering, lho!
Dikutip dari laman DripDrop, kandungan kafein di dalam kopi, teh, dan minuman bersoda dapat memicu efek dehidrasi.
Akibanya, tubuh yang tidak terhidrasi dengan baik akan membuat keluhan tenggorokan kering semakin terasa.
Debu dan udara kering juga diketahui dapat mengiritasi saluran pernapasan, termasuk jaringan pada tenggorokan.
Risiko ini dapat dialami di lingkungan kerja yang kurang bersih, mudah terpapar debu, atau ruangan dengan ventilasi udara yang buruk.
Baca juga: Bahaya Debu dan Kotoran pada Tenggorokan
Setelah memahami penyebab tenggorokan kering saat kerja, pelajari juga beberapa cara ampuh mengatasinya berikut ini:
Perhatikan asupan cairan tubuh untuk menjaga produksi air liur dan kelembapan selaput lendir di tenggorokan.
Jika tenggorokan mulai terasa tidak nyaman selama bekerja, cobalah minum air sedikit demi sedikit, yang penting dilakukan secara konsisten.
Istirahatkan tenggorokan dengan memberi jeda yang cukup, terutama jika kamu sering berbicara terus-menerus.
Manfaatkan waktu istirahat kerja, jeda di sela-sela rapat, dan kurangi frekuensi percakapan yang tidak mendesak untuk memulihkan kenyamanan tenggorokan.
Apabila sering menghabiskan waktu bekerja di ruangan ber-AC, hindari hembusan AC yang mengarah langsung ke kepala atau wajah.
Pasalnya, paparan tersebut juga bisa memperburuk rasa tidak nyaman jika tenggorokan sudah mengalami iritasi.
Pertimbangkan menggunakan pelembap udara atau humidifier jika udara di ruang kerja terasa sangat kering.
Pastikan juga alat dibersihkan secara rutin agar tidak menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur.
Selain air putih, alternatif lain yang juga ampuh mengatasi tenggorokan kering adalah minuman dengan kandungan herbal bernutrisi.
Salah satunya adalah Adem Sari RTD, tersedia dalam kemasan botol, kaleng, serta sachet yang praktis dan ampuh menyegarkan tenggorokan kering maupun panas dalam.
Baca juga: Mengenal 5 Manfaat Adem Sari untuk Kesehatan Tubuh
Agar pekerjaanmu bebas dari keluhan tenggorokan kering, ketahui beberapa tips mencegahnya di bawah ini:
Agar kebutuhan cairan tubuh bisa terpenuhi, selalu siapkan minuman di tempat yang mudah dijangkau saat bekerja.
Kebiasaan ini sangat berguna ketika pekerjaan sedang padat, menimbang rasa haus terkadang baru disadari setelah mulut dan tenggorokan mulai terasa kering.
Mulai batasi konsumsi kafein dan tetap imbangi dengan minum air yang cukup agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.
Coba sisihkan waktu setelah sesi berbicara yang intens dan manfaatkan jeda tersebut untuk minum air putih.
Jika tidak mendesak, hindari juga percakapan agar tenggorokan memiliki kesempatan untuk beristirahat dan menjaga kelembapannya.
Tenggorokan kering yang muncul sesekali biasanya dapat membaik dalam waktu yang tidak terlalu lama, terlebih jika kebutuhan cairan sudah terpenuhi.
Namun, jika kondisi ini berlangsung selama beberapa hari dan tidak membaik meski sudah ditangani secara mandiri, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Pemeriksaan medis juga diperlukan apabila tenggorokan kering disertai demam tinggi, nyeri hebat saat menelan, atau bercak putih pada tenggorokan.
Gejala tersebut dapat mengindikasikan infeksi atau kondisi lain yang membutuhkan treatment profesional.
Baca juga: 10 Cara Mengatasi Tenggorokan Kering, Mudah dan Ampuh!
Oleh karena itu, penting memahami apa saja penyebab serta cara mengatasi tenggorokan kering, sehingga keluhan dan gejala yang menyertainya tidak disalahartikan.
Kamu bisa mempertimbangkan minuman herbal seperti Adem Sari RTD untuk membantu menyegarkan tenggorokan.
Adem Sari RTD terbuat dari jus, herbal, vitamin C, madu, dan perpaduan bahan alami lainnya yang ampuh menjaga badan tetap fit dan sehat sepanjang hari!