Tenggorokan kering minum apa? Air putih, air hangat, teh herbal tanpa kafein, hingga minuman dengan madu bisa menjadi pilihan untuk membantu menjaga tenggorokan tetap lembap dan nyaman.
Selain memilih minuman yang tepat, penting juga mengetahui penyebab tenggorokan kering dan makanan atau kebiasaan yang dapat membuat rasa kering semakin mengganggu.
Dengan begitu, kamu bisa tahu apa yang perlu dilakukan saat tenggorokan terasa kurang nyaman.

Saat tenggorokan terasa kering, pilih minuman yang membantu memenuhi kebutuhan cairan sekaligus memberikan sensasi nyaman saat diminum. Berikut ini adalah beberapa pilihannya:
Menurut Medanta, saat tubuh kekurangan cairan, produksi saliva jadi berkurang. Padahal, saliva membantu menjaga mulut dan tenggorokan tetap lembap. Air putih, terutama air hangat, dapat membantu menenangkan iritasi sekaligus menjaga kelembapan tenggorokan.
Teh herbal tanpa kafein, seperti chamomile, peppermint, licorice, oregano, atau thyme, bisa menjadi pilihan saat tenggorokan terasa kering. Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan, beberapa jenis herbal tersebut juga memiliki kandungan yang dapat membantu menenangkan iritasi pada tenggorokan.
Melansir Cleveland, madu mengandung flavonoid dan polifenol yang memiliki sifat anti-inflamasi untuk mengurangi iritasi pada tenggorokan. Teksturnya yang kental juga dapat melapisi permukaan tenggorokan dan memberikan rasa nyaman. Kamu bisa mencampurkan madu ke dalam air hangat atau teh untuk menikmatinya sebagai minuman.
Kalau kamu butuh minuman yang praktis sekaligus menyegarkan saat tenggorokan terasa kering, Adem Sari RTD pilihannya. Perpaduan vitamin C tinggi, jus buah, ekstrak chrysanthemum, Mesona, wheat grass, madu, dan teh menciptakan rasa yang enak dan menyegarkan.
Tak hanya praktis untuk dibawa, Adem Sari RTD juga bisa diminum setiap hari. Dengan pilihan varian Herbal Lemon, Herbal Tea, Madu Lemon, dan Sparkling, Adem Sari RTD cocok dinikmati saat cuaca terasa panas atau setelah menyantap makanan pedas dan berminyak.
Baca Juga: 10 Penyebab Radang Tenggorokan yang Harus Kamu Waspadai
Tenggorokan kering terjadi ketika selaput lendir di tenggorokan tidak mendapatkan cukup kelembapan. Salah satu penyebab yang paling umum adalah dehidrasi. Saat tubuh kekurangan cairan, produksi saliva berkurang, sehingga menimbulkan sensasi kering atau gatal di tenggorokan.
Selain dehidrasi, beberapa kebiasaan ini juga perlu kamu hindari supaya tenggorokan tidak semakin kering.
Makanan yang terlalu pedas dapat mengiritasi tenggorokan dan membuat rasa tidak nyaman semakin terasa. Untuk sementara, pilih makanan dengan rasa yang lebih ringan sampai tenggorokan terasa lebih nyaman.
Makanan berminyak atau digoreng sebaiknya dibatasi karena bisa memperburuk rasa tidak nyaman di tenggorokan. Sebagai gantinya, pilih makanan yang berkuah dan mudah ditelan, seperti sup atau bubur.
Makanan yang terlalu asin dapat membuat tenggorokan yang sudah kering terasa semakin tidak nyaman. Untuk sementara, kurangi makanan tinggi garam dan pilih makanan dengan rasa yang lebih ringan.
Kopi, teh berkafein, dan minuman bersoda sebaiknya dibatasi saat tenggorokan sedang kering. Konsumsi kafein dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan produksi urine. Jika tidak dibarengi dengan asupan air yang cukup, kondisi ini bisa membuat tubuh kekurangan cairan dan membuat tenggorokan semakin kering.
Asap rokok membawa berbagai zat iritan yang dapat membuat tenggorokan semakin kering. Paparan asap juga dapat mengganggu fungsi silia, yaitu rambut-rambut kecil di saluran pernapasan yang membantu mengeluarkan lendir dan partikel pengganggu. Akibatnya, tenggorokan mudah teriritasi dan bisa memicu batuk.
Udara kering dapat membuat tenggorokan semakin kering dan teriritasi sehingga muncul rasa tidak nyaman. Jika sering berada di ruangan ber-AC atau lingkungan yang kering, gunakan humidifier atau atur kelembapan ruangan agar tetap nyaman.
Baca Juga: 12 Obat Sariawan di Lidah yang Efektif Atasi Perih
Setelah mengetahui hal-hal yang sebaiknya dihindari, kamu juga bisa melakukan beberapa kebiasaan sederhana untuk menjaga tenggorokan tetap lembap dan nyaman.
Seperti yang dijelaskan dalam laman WikiHow, minum cukup cairan secara berkala membantu tubuh memproduksi saliva yang dibutuhkan untuk menjaga tenggorokan tetap lembap. Cairan juga dapat membantu mengencerkan lendir agar tidak menempel pada dinding tenggorokan dan memicu iritasi.
Kelembapan udara yang ideal di dalam ruangan umumnya berada pada kisaran 30–50%. Gunakan humidifier jika udara di dalam ruangan terasa kering, terutama saat tidur atau ketika menghabiskan banyak waktu di ruangan ber-AC.
Jika tenggorokan terasa kering, kurangi berbicara terlalu lama, berteriak, atau berbicara dengan suara keras. Memberikan waktu istirahat pada suara dapat membantu mengurangi ketegangan dan iritasi pada tenggorokan.
Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi secara rutin dan membersihkan sela-sela gigi membantu menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan. Pastikan juga cukup minum agar mulut dan tenggorokan tidak mudah terasa kering.
Saat tenggorokan terasa kering, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum dan hindari makanan atau kebiasaan yang dapat membuat tenggorokan semakin tidak nyaman. Untuk menghadirkan sensasi menyegarkan kapan saja, Adem Sari RTD bisa kamu dapatkan dengan mudah di minimarket atau toko terdekat.