Sariawan di lidah bukan sekadar luka kecil biasa. Rasa perihnya bisa mengganggu aktivitas makan, minum, bahkan berbicara sehari-hari. Kondisi ini bisa terjadi di berbagai lokasi, mulai dari ujung lidah, bagian samping lidah, hingga sariawan di bawah lidah, serta area mulut lainnya seperti bibir, gusi, langit-langit mulut, hingga sariawan di pipi bagian dalam.
Penyebab sariawan di lidah sendiri bervariasi, mulai dari cedera karena tergigit, infeksi jamur, stres, kekurangan nutrisi, hingga iritasi akibat konsumsi makanan pedas, panas, atau asam.
Jika kamu sedang mengalami sariawan di lidah, berikut adalah beberapa rekomendasi obat medis dan alami yang bisa bantu meredakan gejalanya. Yuk, simak!
Ada beberapa obat sariawan di lidah dari bahan alami yang tentunya efektif dalam membantu mengobati dan meredakan gejalanya, mulai dari menggunakan air garam untuk berkumur, mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, dan masih banyak lagi. Berikut rekomendasinya.
Salah satu obat sariawan di lidah yang alami dan efektif adalah dengan minum air putih kurang lebih 2 liter per hari untuk memastikan tubuh tidak kekurangan cairan. Sebab, tubuh yang dehidrasi diketahui dapat membuat bibir kering sekaligus memperparah kondisi sariawan.
Cara alami mengatasi sariawan di lidah selanjutnya adalah dengan menggunakan minyak kelapa. Minyak kelapa dianggap sebagai obat alami untuk sariawan karena mengandung asam laurat yang tinggi.
Asam laurat memiliki sifat antimikroba, sehingga membuatnya efektif dalam mengobati dan mencegah penyebaran bakteri penyebab sariawan ke area mulut lainnya. Selain itu, minyak kelapa juga mengandung senyawa antiradang yang membantu meredakan kemerahan dan nyeri akibat iritasi.
Untuk menggunakannya, kamu dapat mengoleskan sedikit minyak kelapa pada area sariawan sebanyak 3-4 kali sehari hingga kondisinya membaik.
Sayur dan buah-buahan bisa dijadikan sebagai pilihan untuk mengobati sariawan di lidah dengan alami karena mengandung nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin B, zat besi, asam folat, dan zinc. Semua nutrisi penting tersebut dapat membantu mengobati serta meredakan rasa sakit dan peradangan akibat sariawan.
Perlu diketahui, kekurangan vitamin C juga bisa menjadi salah satu pemicu sariawan yang sering diabaikan. Pastikan kebutuhan nutrisi harian terpenuhi untuk membantu mencegah sariawan kembali muncul.
Menggunakan air garam untuk berkumur diyakini efektif dalam mengurangi peradangan, mengurangi rasa nyeri, dan mempercepat proses penyembuhan sariawan di lidah.
Untuk melakukannya, kamu bisa mencampurkan satu sendok teh garam ke dalam satu gelas air. Setelah itu, gunakan air garam ini untuk berkumur selama 15-30 detik, kemudian buang airnya. Proses ini dapat diulangi beberapa kali dalam sehari.
Baca juga: 8 Cara Mengobati Sariawan di Bibir dengan Langkah Alami
Cara alami mengobati sariawan di lidah selanjutnya adalah dengan mengonsumsi madu. Madu memiliki sifat antiradang dan antibakteri yang efektif dalam meredakan nyeri, mengurangi ukuran dan kemerahan pada sariawan.
Tak hanya itu, madu dianggap mampu mencegah dan meredakan nyeri sariawan. Agar dapat merasakan manfaatnya dengan maksimal, disarankan untuk menggunakan madu murni tanpa proses pasteurisasi.
Hal ini karena madu murni memiliki kandungan antioksidan dan zat-zat lain yang lebih kaya dibandingkan dengan madu terpasteurisasi. Untuk hasil yang optimal, disarankan untuk mengoleskan madu ke area sariawan sebanyak 4 kali sehari.
Lidah buaya atau aloe vera memiliki sifat anti-inflamasi. Gel dari daun lidah buaya dapat dioleskan langsung pada sariawan untuk mengurangi rasa sakit, meredakan iritasi, dan mempercepat proses penyembuhan. Cukup oleskan 2-3 kali sehari dan diamkan selama beberapa jam.
Selain itu, lidah buaya juga memberikan efek dingin yang menenangkan area yang terluka, sehingga rasa perih lebih terkendali. Kamu bisa menggunakan jus lidah buaya sebagai obat kumur untuk membersihkan mulut dari bakteri yang memperparah sariawan.
Kunyit juga bisa kamu gunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi sariawan di lidah. Sebab, kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi.
Untuk mengatasi sariawan, kunyit bisa diolah menjadi pasta dengan mencampurkan bubuk kunyit dengan sedikit air atau madu, lalu dioleskan pada area sariawan. Pasta kunyit ini membantu membunuh bakteri penyebab infeksi, mengurangi peradangan, dan mempercepat pemulihan jaringan di sekitar sariawan.
Baca juga: 4 Jenis Sariawan pada Anak dan Cara Mengobatinya
Yogurt probiotik mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus yang membantu memulihkan keseimbangan mikrobioma di rongga mulut. Ketika flora mulut terganggu, misalnya akibat penggunaan antibiotik atau kondisi sistem imun yang sedang melemah, sariawan di lidah lebih mudah muncul.
Konsumsi yogurt tanpa pemanis atau plain yogurt sebanyak satu hingga dua porsi per hari secara rutin dapat membantu mempercepat penyembuhan sekaligus mencegah sariawan kambuh. Pilihan ini juga cocok sebagai obat sariawan di lidah untuk anak karena rasanya yang enak dan mudah dikonsumsi.
Chamomile mengandung senyawa antiradang alami yang bekerja efektif dalam meredakan rasa perih, mengurangi pembengkakan, serta mendukung proses penyembuhan jaringan mulut yang terluka akibat sariawan di lidah.
Untuk menggunakannya, seduh kantung teh chamomile dalam air panas, biarkan mendingin hingga suam-suam kuku, lalu gunakan untuk berkumur selama 30 detik sebanyak 2 hingga 3 kali sehari. Kamu juga bisa langsung mengompreskan kantung teh chamomile yang sudah dingin ke area sariawan untuk efek menenangkan yang lebih cepat.
Baking soda bekerja dengan cara menyeimbangkan kadar asam di dalam mulut sehingga menciptakan lingkungan yang kurang kondusif bagi bakteri penyebab infeksi. Sifat antiradangnya juga membantu mengurangi pembengkakan pada area sariawan di lidah.
Cara penggunaannya cukup mudah. Campurkan setengah sendok teh baking soda ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan larutan ini untuk berkumur selama 30 detik sebanyak 2 hingga 3 kali sehari. Hindari menelan larutan ini ya.
Baca juga: Sariawan Berdarah: Penyebab, Pengobatan, & Gejala Berbahaya
Teh hijau mengandung polifenol yang memiliki sifat antioksidan, antiradang, dan antibakteri. Kandungan ini dapat membantu menenangkan jaringan mulut yang sedang meradang akibat sariawan sekaligus mempercepat regenerasi sel mukosa yang rusak.
Cara menggunakannya adalah dengan menyeduh teh hijau tanpa gula, kemudian tunggu hingga dingin. Setelah itu, gunakan sebagai obat kumur selama beberapa detik atau konsumsi langsung 1 hingga 2 cangkir sehari untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal.
Propolis adalah zat alami yang dihasilkan lebah dari resin tumbuhan dan telah lama digunakan sebagai obat tradisional. Kandungan antimikroba, antijamur, dan antiradang di dalamnya terbukti efektif membantu menyembuhkan sariawan di lidah, termasuk yang disebabkan oleh infeksi jamur.
Propolis tersedia dalam bentuk tetes atau spray yang bisa langsung dioleskan ke area sariawan menggunakan cotton bud. Ulangi 2 hingga 3 kali sehari untuk hasil yang optimal.
Baca juga: Sariawan di Bawah Lidah: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Namun jika sariawan di lidah tidak kunjung sembuh, meskipun sudah mencoba sejumlah obat alami di atas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis sariawan yang memang memerlukan penanganan medis khusus dan tidak bisa sembuh hanya dengan perawatan mandiri.
Dokter pun akan meresepkan obat-obatan sesuai kondisi kamu. Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan obat-obatan ini harus sesuai dengan resep dokter dan tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan untuk menghindari risiko-risiko lainnya.
Ini dia beberapa rekomendasi obat sariawan di lidah yang dapat diberikan oleh dokter:
Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan sariawan di lidah, mulai dari lidah tergigit saat makan, menyikat gigi terlalu keras, hingga infeksi bakteri atau virus. Apabila disebabkan oleh infeksi bakteri, biasanya dokter akan meresepkan obat sariawan di lidah berupa antibiotik.
Sebaliknya, jika luka sariawan disebabkan oleh infeksi virus, maka obat sariawan di lidah yang diresepkan oleh dokter adalah antivirus. Kedua jenis obat tersebut hanya dapat diperoleh melalui resep dokter, dan jika menggunakannya dengan sembarangan dapat menimbulkan efek berbahaya bagi tubuh.
Pastikan untuk mengikuti anjuran dokter saat mengonsumsi obat antivirus dan antibiotik. Tidak disarankan untuk menambah, mengurangi, atau menghentikan penggunaannya tanpa seizin dokter.
Sariawan di lidah dapat menyebabkan peradangan dan memberikan sensai nyut-nyutan sehingga membuat kamu sulit untuk mengunyah atau berbicara. Untuk mengatasi kondisi ini, dokter biasanya akan meresepkan obat sariawan kortikosteroid.
Jenis obat sariawan di lidah ini dapat membantu melawan peradangan dan mengurangi rasa nyeri. Pada umumnya, obat kortikosteroid untuk sariawan bisa berupa salep mulut, obat kumur, atau obat minum.
Sariawan yang berukuran besar, muncul lebih dari satu, atau menyebar di seluruh area lidah dapat menyebabkan rasa sakit yang sangat mengganggu. Untuk meredakan rasa sakit tersebut, dokter biasanya akan meresepkan obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen.
Baca juga: Cara Menyembuhkan Sariawan yang Tak Kunjung Sembuh, Catat!
Itulah beberapa rekomendasi obat sariawan di lidah bisa kamu coba untuk meredakan gejalanya. Selain menggunakan obat-obatan di atas, untuk membantu mengatasi sariawan di lidah, kamu bisa mengonsumsi Adem Sari.
Adem Sari adalah minuman panas dalam dengan kandungan jeruk nipis, lemon, vitamin C tinggi, herbal dan sensasi sparkling untuk bantu cegah dan meredakan gejala sariawan. Selain itu, Adem Sari pun dapat membantu dalam meningkatkan daya tahan tubuh secara menyeluruh.
Jadi, tunggu apa lagi? Ayo jaga kesehatan mulut dan cegah sariawan dengan Adem Sari sekarang. Healthy product for healthy family!
Baca juga: 12 Minuman Alami Bantu Redakan Sariawan & Panas Dalam