Air liur merupakan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar ludah (salivary glands) yang mengandung enzim amilase untuk membantu mencerna makanan. Produksi air liur umumnya 1-2 liter per harinya.
Secara alamiah, produksi air liur akan meningkat ketika ada rangsangan seperti rasa cemas, bahagia, ataupun ketika makan. Namun, produksi air liur yang terus menerus yang tidak biasa dapat mengindikasikan adanya gangguan kesehatan.
Mari pelajari lebih lanjut penyebab air liur berlebihan dan cara pengobatannya yang efektif dalam artikel berikut ini!
Kondisi air liur berlebihan atau biasa disebut hypersalivation merupakan salah satu gangguan dimana air ludah diproduksi terus menerus. Kondisi hypersalivation dapat terjadi karena beberapa penyebab, di antaranya:
Kamu mungkin pernah bertanya tanya kenapa air liur keluar terus padahal tidak sedang makan. Salah satu penyebab umum kondisi tersebut adalah infeksi pada area mulut. Air liur meningkat merupakan cara tubuh merespon infeksi untuk membersihkan bakteri dan virus.
Beberapa infeksi yang seringkali menyebabkan air liur berlebih yaitu sariawan, gigi berlubang, radang gusi, atau cedera pada rahang.
Kondisi kesehatan selanjutnya yang dapat memicu produksi air liur adalah gerd. Ketika gejala gerd sedang terjadi, asam lambung dapat naik ke kerongkongan. Pada kondisi tersebut, tubuh akan merespon dengan menghasilkan air liur untuk menetralisir asam lambung.
Baca juga: Mengenal GERD, Penyakit Asam Lambung yang Perlu Diwaspadai
Penyebab air liur berlebihan selanjutnya adalah adanya permasalahan pada gigi. Ketika terjadi sesuatu yang abnormal pada mulut, tubuh dapat menghasilkan air liur sebagai mekanisme alami perlindungan dan penyembuhan.
Itulah sebabnya ketika kamu cabut gigi, menambal gigi, atau ada gigi berlubang air ludah akan lebih banyak dihasilkan.
Beberapa racun walaupun dalam jumlah sedikit ternyata dapat mengakibatkan meningkatnya air liur. Beberapa racun seperti gigitan laba-laba, ular, kalajengking, serta konsumsi jamur dapat menyebabkan racun masuk ke dalam tubuh.
Pada kasus ini, air liur dihasilkan untuk membantu menetralisir dan mengencerkan racun, sekaligus menjadi sinyal bahwa tubuh sedang berusaha melawan racun.
Penderita penyakit Parkinson, biasanya mengalami gangguan saraf yang membuat otot-otot termasuk mulut dan kerongkongan tidak berfungsi normal. Akibatnya kemampuan untuk menelan akan berkurang sehingga air liur tertahan di mulut.
Meskipun produksi air liur tidak selalu meningkat namun sering terjadi penumpukan air liur pada mulut yang menyebabkan drooling.
Mirip dengan penyakit Parkinson, Cerebral Palsy merupakan salah satu kondisi yang menyebabkan abnormalitas pada otot mulut dan wajah. Gejala penyakit satu ini akan membuat penderitanya sulit menelan air liur.
Mual ternyata juga dapat menjadi penyebab kenapa air liur keluar terus-menerus. Hal ini karena rasa mual dikontrol oleh sistem saraf parasimpatis yang juga berperan dalam produksi air liur. Kondisi mual dapat dipicu oleh berbagai hal seperti, mabuk perjalanan, sakit, atau kehamilan.
Baca juga: Ciri-Ciri Panas Dalam & Cara Mudah Mengatasinya
Setelah mengetahui penyebab munculnya air liur yang berlebihan, kamu perlu memahami cara-cara apa saja yang dapat dilakukan untuk menguranginya. Berikut merupakan cara menghentikan air liur yang keluar terus:
Menjaga kesehatan mulut adalah salah satu cara mengatasi air liur berlebih secara alami. Kondisi mulut yang kurang bersih dapat mempermudah terjadinya infeksi bakteri dan virus.
Oleh karena itu, sikat gigi secara rutin setelah makan dan sebelum tidur serta gunakan obat kumur untuk membantu memaksimalkan pembersihan area mulut.
Beberapa penyebab air liur berlebih disebabkan oleh kondisi medis yang perlu diberikan pengobatan. Bagi penderita penyakit Parkinson atau Cerebral Palsy terapi wicara dapat dilakukan untuk memperbaiki postur dan membantu lidah agar menelan air ludah secara efektif.
Bagi kasus khusus yang penyebab air liur berlebihan adalah kondisi kelenjar ludah yang kelainan, maka terapi radiasi atau operasi adalah hal yang paling efektif dilakukan.
Konsumsi obat dokter merupakan salah satu cara efektif untuk mengurangi produksi air liur berlebihan. Biasanya dokter meresepkan jenis obat antikolinergik untuk menekan aktivitas kelenjar ludah atau beta-blocker untuk menurunkan produksi air liur.
Selain itu, metode injeksi Botulinum toxin (Botox) seringkali menjadi solusi untuk mengurangi dan menekan aktivitas kelenjar ludah.
Itulah ulasan lengkap mengenai kenapa air liur keluar terus yang perlu kamu ketahui. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, salah satu penyebab air liur keluar terus adalah kondisi infeksi mulut seperti sariawan.
Sariawan dapat menyebabkan rasa perih dan tidak nyaman di mulut sehingga memicu produksi air liur berlebihan. Untuk mengatasi sariawan, kamu dapat mengonsumsi Adem Sari Sachet dari Enesis Group.
Dengan kandungan bahan herbal alami, Adem Sari dapat membantu menghilangkan panas dalam dan melegakan tenggorokan. Jadi, tunggu apa lagi? Dapatkan Adem Sari Sachet sekarang dan rasakan manfaatnya! Healthy product for healthy family!
Baca Juga: 7 Penyebab Mulut Terasa Pahit dan Cara Ampuh Mengatasinya