Pernah merasa sakit punggung sebelah kiri hingga bingung apa penyebabnya? Kondisi ini sering dialami banyak orang, baik karena aktivitas fisik maupun kebiasaan yang kurang sehat, seperti duduk terlalu lama. Meski tampak sepele, rasa sakit tersebut bisa mengganggu kenyamanan saat beraktivitas.
Nah, kalau kamu sering mengalaminya, penting untuk tahu penyebab sakit punggung sebelah kiri agar bisa menanganinya dengan tepat. Yuk, simak artikel ini sampai akhir untuk menelusuri lebih dalam berbagai penyebab sakit punggung bagian kiri dan cara mengatasinya!
Sakit punggung sebelah kiri, baik di bagian atas maupun bawah, bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Sebelum menentukan langkah penanganan, penting untuk memahami pemicunya agar tidak salah dalam mengatasinya. Berikut beberapa alasan kenapa punggung sebelah kiri sakit yang perlu kamu ketahui:
Salah satu penyebab umum sakit punggung sebelah kiri atas maupun bawah adalah gaya hidup yang kurang sehat. Terlalu lama duduk tanpa peregangan, jarang berolahraga, atau sering mengangkat beban dengan posisi yang salah bisa memicu ketegangan otot di area punggung.
Selain itu, kebiasaan merokok dan obesitas juga berperan besar karena dapat mengurangi aliran darah ke otot punggung dan menambah tekanan pada tulang belakang.
Postur tubuh yang tidak ideal, seperti membungkuk saat duduk atau berdiri terlalu lama, dapat menekan area punggung kiri. Kebiasaan ini menimbulkan ketegangan pada otot di sekitar tulang belakang. Jika kondisi ini dibiarkan, postur tubuh yang salah juga bisa memicu nyeri punggung.
Seiring bertambahnya usia, elastisitas otot dan kepadatan tulang mulai menurun. Kondisi ini membuat seseorang lebih rentan mengalami nyeri punggung. Degenerasi tulang belakang pun bisa menyebabkan tekanan pada saraf yang dapat memicu rasa nyeri punggung.
Cedera otot terjadi ketika serat otot tertarik atau robek akibat aktivitas berat atau gerakan mendadak. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri di punggung yang terasa menusuk dan juga pundak sebelah kiri sakit. Sering kali hal ini terjadi adanya otot punggung yang tertarik atau tegang akibat aktivitas fisik berlebihan.
Baca juga: Ini Efek Duduk Terlalu Lama bagi Wanita, Jangan Diabaikan!
Skoliosis merupakan kelainan bentuk tulang belakang yang melengkung ke satu sisi. Akibatnya, beban tubuh tidak terbagi secara merata dan menimbulkan tekanan pada salah satu sisi punggung. Jika kelengkungan tulang belakang cukup parah, skoliosis juga bisa menyebabkan timbulnya rasa nyeri pada punggung.
Tidak hanya skoliosis, bagi kamu yang rawan mengalami sakit punggung sebelah kiri di bagian atas. Kondisi ini terjadi karena lengkungan tulang belakang yang terlalu menunduk ke depan membuat otot punggung bekerja lebih keras untuk menopang tubuh.
Gangguan pada tulang belakang, seperti hernia nukleus pulposus (HNP) dan artritis, juga dapat menyebabkan sakit punggung. Kondisi ini memicu peradangan dan menekan saraf di sekitar tulang belakang sehingga menimbulkan rasa nyeri dan dapat menjalar sesuai lokasi kelainan contohnya seperti menjalar ke pundak sebelah kiri sakit.
Pinggang belakang sebelah kiri sakit juga bisa menandakan adanya gangguan pada ginjal. Kondisi ini biasanya terasa nyeri di bagian bawah punggung atau pinggang. Kondisi seperti ini biasanya disertai gejala lain seperti demam, mual, atau perubahan jumlah dan warna urine.
Beberapa masalah pada tulang belakang, seperti fraktur tulang belakang atau spinal stenosis, juga dapat menyebabkan nyeri di punggung sebelah kiri. Fraktur biasanya terjadi akibat cedera atau osteoporosis, sedangkan spinal stenosis muncul karena penyempitan celah ruas tulang belakang yang menekan saraf.
Sciatica atau nyeri saraf skiatik terjadi ketika saraf besar di punggung bagian bawah tertekan. Rasa nyerinya bisa menjalar dari punggung kiri ke bokong hingga kaki. Selain nyeri, penderita sciatica juga sering merasakan kesemutan atau sensasi terbakar di sepanjang jalur saraf.
Peradangan pada pankreas (pankreatitis) juga dapat memicu nyeri di punggung sebelah kiri bagian atas. Nyeri ini biasanya terasa dalam, menusuk, dan dapat memburuk setelah makan. Kondisi ini sering disertai mual, muntah, atau gangguan pencernaan lainnya.
Beberapa orang mengalami sakit punggung setelah menjalani operasi tertentu. Hal ini bisa terjadi karena otot dan jaringan di sekitar area operasi masih dalam proses pemulihan. Biasanya, nyeri ini akan berangsur membaik seiring waktu dengan terapi dan perawatan yang sesuai.
Baca juga: 7 Cara Memperbaiki Postur Tubuh, Wajib Dicatat dan Terapkan!
Setiap orang bisa mengalami sakit punggung dengan gejala yang berbeda-beda. Berikut beberapa gejala sakit punggung sebelah kiri yang sebaiknya kamu waspadai:
Jika kamu mengalami satu atau beberapa gejala di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Langkah pertama untuk mengatasi sakit punggung sebelah kiri adalah dengan memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat. Hindari aktivitas berat yang dapat memperparah rasa nyeri.
Kamu juga bisa mencoba kompres hangat untuk membantu merilekskan otot dan melancarkan aliran darah di area punggung. Selain itu, lakukan peregangan ringan atau latihan sederhana, seperti yoga dan pilates, untuk menjaga kelenturan otot punggung.
Dokter Enesis Group, dr. Shabrina Ghassani Roza menambahkan, “Bagi pekerja yang sering duduk atau berdiri lama, sebaiknya rutin melakukan peregangan ringan setiap satu jam sekali untuk mencegah kekakuan otot dan gangguan otot lainnya. Cukup dengan peregangan singkat sekitar 1-3 menit dan gerakan ringan, seperti meregangkan leher, bahu, pergelangan tangan, serta menggerakkan kaki agar aliran pembuluh darah tetap lancar dan membuat otot tidak kaku.”
Jika nyeri tidak kunjung reda, segera konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab pastinya. Dokter mungkin akan menyarankan fisioterapi, obat pereda nyeri, atau pemeriksaan lanjutan jika dicurigai adanya gangguan pada tulang belakang atau organ dalam.
Walaupun sering terjadi, kamu bisa mencegah sakit punggung sebelah kiri agar tidak berulang dengan beberapa langkah sederhana berikut:
Tingkat bahaya sakit punggung sebelah kiri sebenarnya tergantung pada penyebabnya. Jika nyeri muncul karena faktor ringan seperti posisi duduk yang salah, umumnya kondisi ini tidak berakibat serius dan bisa pulih dengan istirahat serta peregangan ringan.
Namun, bila sakit punggung disertai gejala seperti demam, sesak nafas, atau gangguan buang air kecil, bisa jadi hal itu menandakan adanya masalah medis yang lebih serius. Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Jika keluhan sakit punggung disebabkan oleh aktivitas berlebihan atau postur tubuh yang kurang tepat, penting untuk menjaga otot tetap rileks agar tidak mudah tegang. Salah satu cara mudah untuk membantu tubuh tetap nyaman adalah dengan melakukan relaksasi otot.
Nah, itulah beberapa penyebab sakit punggung sebelah kiri. Beberapa penyebab di atas dapat dicegah dengan melakukan peregangan ringan dan relaksasi otot setelah beraktivitas. Dengan begitu, punggung akan terasa lebih nyaman dan tidak mudah pegal meski beraktivitas seharian.
Selain itu, kamu juga bisa mengandalkan Plossa untuk membantu meredakan rasa pegal, menenangkan otot, dan memberikan efek relaksasi instan.
Plossa diformulasikan dengan minyak aromaterapi alami yang memberikan sensasi hangat, menenangkan otot, serta membantu meredakan pegal dan nyeri punggung.
Dengan Plossa, kamu bisa menikmati perawatan tubuh yang praktis dan menenangkan kapan saja, tanpa perlu ribet membawa banyak produk. Nggak percaya? Yuk, cobain sekarang!
Baca juga: Kenapa Punggung Terasa Pegal? Ketahui 8 Penyebabnya Di Sini!