Pada era modern ini, ada berbagai bentuk penjualan baru yang mulai bermunculan. Hal ini terjadi sebab para pemasar harus mengikuti perkembangan zaman yang sangat cepat. Nah, salah satu model penjualan yang sering dibahas adalah sales modern trade.
Saat ini, sales modern trade bukan sekadar soal mendistribusikan produk ke rak toko. Lebih dari itu, perannya mencakup penempatan produk yang strategis, negosiasi harga dengan buyer, hingga pengelolaan hubungan jangka panjang dengan jaringan ritel besar. Inilah yang menjadikan posisi ini kian krusial bagi perusahaan FMCG maupun bisnis lainnya.
Dalam metode sales modern trade, manajemen waktu yang baik sangat dibutuhkan, karena penerapannya membutuhkan pemahaman dan ketelitian yang lebih. Ingin tahu lebih lanjut mengenai sales modern trade? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Modern trade adalah sistem distribusi ritel yang terorganisir dan dikelola secara profesional dengan memanfaatkan teknologi modern. Sederhananya, sales modern trade merupakan sistem distribusi penjualan produk dan jasa yang menggunakan jaringan ritel modern yang terorganisir dengan baik..
Beberapa contoh modern trade yang paling mudah kita temui sehari-hari antara lain hypermarket, supermarket, serta minimarket. Ketiganya menjadi saluran utama dalam jaringan saluran distribusi modern yang digunakan oleh berbagai brand besar. Distribusi dan pengelolaan dalam modern trade terorganisir dengan baik dan profesional, serta memanfaatkan berbagai teknologi untuk mengefisiensikan transaksi dan pemantauan stok dalam penyimpanan gudang.
Maka dari itu, modern trade memberikan berbagai tawaran yang unggul termasuk pada pengalaman belanja nyaman yang didukung oleh berbagai fasilitas, seperti ruangan ber-AC, tertib, dan sistem pembayaran tanpa tunai. Dalam modern trade, kenyamanan konsumen adalah prioritas utama. Kebersihan lingkungan selalu terjaga karena mereka memiliki sumber daya tersendiri yang bertugas untuk hal tersebut.
Mereka juga memiliki manajemen yang baik dan terpusat serta harga penjualan yang jelas. Selain itu, kebersihan dan kenyamanan toko sangat diperhatikan, jam operasional yang terjadwal, serta tersedia berbagai metode pembayaran, seperti tunai, kartu kredit, debit, dan berbagai potongan harga dalam bentuk diskon dan voucher.
Namun, dalam sales modern trade, tidak bisa dilakukan proses tawar-menawar, dan cenderung minim interaksi dan komunikasi sosial yang akan berlangsung dalam prosesnya. Jadi mungkin berbelanja di tempat seperti ini adalah hal yang cocok dilakukan bagi kamu yang introvert.
Baca juga: Apa Itu Procurement Analyst? Definisi, Tugas, & Kualifikasi
Tidak hanya sales modern trade, ada juga model penjualan dan pendistribusian barang lainnya yaitu general trade. General trade merujuk pada istilah perdagangan umum yang menyediakan produk maupun jasa yang tidak terikat pada industri tertentu.
Pada umumnya, general trade lebih dikenal sebagai pasar tradisional yang menyediakan produk maupun jasa tanpa terikat pada industri tertentu, mencakup warung kelontong, pedagang grosir, dan berbagai toko perorangan yang melayani kebutuhan harian konsumen secara langsung.
Sales modern trade dan general trade memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Berikut beberapa di antaranya:
Jika dilihat dari struktur terorganisirnya, sales modern trade memiliki gerai atau bangunan tersendiri seperti hypermarket, supermarket, department store, dan beberapa juga memiliki e-commerce sendiri.
Sedangkan general trade terkemas dalam bentuk pasar tradisional, toko kelontong, pedagang grosir, dan jaringannya tersebar luas hingga ke pelosok.
Jika dipandang dari operasionalnya, sales modern trade telah menyesuaikan dengan kemajuan zaman, seperti telah menerima pembayaran non-tunai, seperti memakai debit, kartu kredit, dan lain sebagainya, serta telah memanfaatkan mesin-mesin pembantu transaksi dan pencatatan stok.
Sedangkan general trade cenderung manual, mulai dari pembayaran, pencatatan stok, hingga transaksi semua dikerjakan dengan tenaga dan pikiran manusia.
Dari perspektif fleksibilitas harga barang, sales modern trade cenderung lebih kaku, karena harga yang telah ditetapkan tidak bisa ditawar. Sebaliknya, pada general trade, harga bisa lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan lokal, bahkan bisa terjadi proses tawar-menawar di dalamnya.
Terakhir, jika dilihat dari luas jangkauan area yang dapat dicapai oleh masing-masing model, sales modern trade lebih terbatas pada area perkotaan, dan sulit untuk mencapai pasar yang lebih intim, seperti pada pedesaan atau wilayah terpencil. Jika general trade, jangkauan pasar lebih luas, termasuk pedesaan.
Baca juga: Berapa Gaji Trade Marketing Executive di Indonesia? Yuk Cek!
Secara umum, seseorang yang berkarier di bidang ini bertanggung jawab atas kelancaran distribusi produk di jaringan ritel modern. Berikut ini beberapa tugas utamanya:
Tugas yang cukup beragam ini membuat posisi sales modern trade sering kali bersinggungan erat dengan peran sales executive maupun key account manager, tergantung skala perusahaan dan struktur tim yang ada.
Baca juga: Jobdesk Sales dan Ragam Jenis Sales yang Wajib Kamu Ketahui
Sales modern trade juga memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan yang penting untuk dipahami. Berikut kelebihan dan kekurangannya:
Kelebihan yang dimiliki oleh sales modern trade, yaitu sebagai berikut:
Dengan banyaknya kelebihan yang dimiliki oleh sales modern trade, terdapat beberapa kekurangan yang harus kamu ketahui sebagai bahan pertimbangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang dimiliki sales modern trade:
Baca juga: Inilah Tugas Marketing Support, Penting untuk Bisnis!
Itu dia berbagai penjelasan mengenai sales modern trade, mulai dari definisi, kelebihan dan kekurangan, serta perbedaannya dengan general trade.
Nah, setelah memahami mengenai sales modern trade, mungkin kamu juga menyimpan pertanyaan di mana pengetahuan ini akan diterapkan dan berhubungan dengan bidang ini? Kalau kamu memang tertarik membangun karier di industri ini, yuk kenali lebih jauh seperti apa career path di FMCG yang bisa kamu tempuh.
Jika kamu sedang dalam proses pencarian kerja, penting untuk mempertimbangkan perusahaan yang tidak hanya menawarkan peluang, tetapi juga lingkungan kerja yang sehat, seperti Enesis Group.
Enesis Group percaya bahwa untuk memberikan peluang karier yang baik bagi karyawannya, lingkungan kerja dan prospek yang jelas merupakan hal yang penting. Kamu bisa bertemu bos yang asik dan suportif serta teman-teman kerja anti-toxic yang solid.
Sebagai perusahaan yang memiliki brand yang jelas dan terpercaya, Enesis Group bisa memberikan kamu berbagai project-project menantang untuk mengasah kemampuan dan sebagai pintu pembuka karier yang lebih terjamin.
Jadi, jangan ragu berkarier di Enesis, karena kiprahnya sudah terbukti sejak tahun 1988. Yuk, gabung dengan kami, dan rasakan pengalaman kerja nyaman dengan berkarier di Enesis!
Baca juga: Aneka Tugas Supply Chain dalam Industri FMCG, Simak!