Cara melipat baju agar tidak kusut sebenarnya tidak sulit, asalkan dilakukan dengan teknik, alat, serta penggunaan produk yang tepat.
Dengan beberapa langkah sederhana, baju bisa tersusun lebih rapi, mudah diambil, dan hemat ruang penyimpanan.
Penasaran ingin tahu caranya? Simak terus artikel ini untuk penjelasan selengkapnya.
Menurut Vogue Cleaners, kusut lebih mudah terjadi pada bahan tertentu yang memang cenderung mudah membentuk garis bekas lipatan, seperti katun, linen, dan rayon.
Biasanya, baju kusut disebabkan karena posisi lipatan yang terlalu rapat, sehingga memberikan tekanan berlebih pada serat kain.
Cara melipat baju yang kurang tepat akan membuat permukaan pakaian tidak rata sejak awal, terutama jika baju masih lembap atau belum benar-benar kering.
Selain itu, penumpukan pakaian yang terlalu pada bisa turut membuat baju tertekan dan sulit mempertahankan bentuknya.
Baca juga: Cara Efektif untuk Mengatasi Baju Kusut Susah Disetrika
Baju yang mudah kusut tidak selalu disebabkan oleh karakteristik bahannya, cara melipatnya pun bisa turut berpengaruh. Ketahui cara tepat melipat baju di bawah ini:
Sebelum mulai melipat, pastikan baju dalam kondisi kering dan tidak memiliki bagian yang kusut atau menggulung.
Jika ada kerutan, ratakan terlebih dahulu dengan tangan atau setrika. Dengan langkah sederhana ini, potensi baju kusut saat disimpan bisa diminimalisir.
Letakkan baju di atas permukaan yang datar dan bersih, kemudian rapikan bagian kerah, lengan, hingga ujung pakaian.
Penggunaan permukaan rata tidak hanya membuat proses melipat jadi lebih presisi, tetapi juga membantu menghindari lipatan miring yang bisa membuat baju berantakan saat disimpan.
Lipat pakaian mengikuti struktur dan jahitan alaminya, misalnya dengan menyatukan bagian bahu, sisi kanan dan kiri, lalu merapikan bagian bawah.
Teknik ini membuat hasil lipatan menjadi lebih rapi, simetris, dan mengurangi tekanan berlebih pada kain.
Hindari menekan atau menumpuk beban terlalu berat pada pakaian yang baru dilipat, terutama untuk bahan yang mudah meninggalkan bekas lipatan.
Cukup rapikan dengan tangan dan buat lipatan sesuai garis alami pakaian, sehingga baju tetap rapi tanpa menghasilkan garis lipatan yang terlalu tajam.
Setelah dilipat, susun pakaian berdasarkan jenis, bahan, atau frekuensi pemakaiannya. Cara ini tidak hanya membuat baju mudah diambil, tetapi juga efektif menghemat ruang lemari.
Baca juga: Menyimpan Pakaian yang Benar Agar Tidak Cepat Rusak
Agar tumpukan pakaian tidak memakan terlalu banyak ruang, cara melipat dan menatanya juga perlu diperhatikan.
Teknik lipat vertikal membuat pakaian disusun berdiri, bukan ditumpuk secara horizontal, sehingga lebih banyak baju bisa masuk dalam satu ruang penyimpanan.
Salah satu teknik yang bisa dicoba adalah KonMari, teknik menata pakaian ala Jepang yang memungkinkan baju berbentuk persegi panjang, membuatnya dapat disimpan secara tegak.
Lipatan seperti ini mempermudah baju saat diambil, karena setiap baju yang disimpan bisa terlihat dari atas tanpa perlu membongkar seluruh tumpukan.
Jika ruang lemari terbatas, hindari membuat lipatan yang terlalu besar, sesuaikan lebar dan tinggi lipatan dengan ukuran laci, rak, atau kotak penyimpanan yang digunakan.
Ukuran yang seragam akan membuat pakaian lebih mudah ditata, sekaligus memaksimalkan setiap sudut ruang tanpa membuat susunan terlihat berantakan.
Kelompokkan pakaian berdasarkan jenisnya, misalnya untuk kaos, celana, jaket, pakaian rumah, atau pakaian olahraga sebelum mulai menatanya di lemari.
Pengelompokan ini membantu menentukan cara dan ukuran lipatan yang paling sesuai, sekaligus membuat isi lemari lebih terorganisir.
Setiap jenis pakaian memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga teknik melipatnya perlu disesuaikan agar tidak mudah memicu kekusutan. Pelajari caranya berikut ini:
Letakkan kaos di permukaan yang rata, lalu rapikan bagian kerah, lengan, dan ujung bawahnya agar tidak ada bagian yang terlipat secara berantakan.
Lipat kedua sisi kaos ke arah tengah sehingga bentuknya menjadi lebih ramping, kemudian rapikan bagian lengannya agar tidak keluar dari garis lipatan.
Setelah itu, lipat bagian bawah kaos ke arah atas sesuai ukuran penyimpanan. Hindari membuat lipatan terlalu kecil karena bisa menghasilkan lebih banyak garis kusut.
Rapikan seluruh kancing kemeja terlebih dahulu, kemudian letakkan dengan posisi bagian depan menghadap ke bawah di permukaan yang rata.
Lipat salah satu sisi kemeja ke arah tengah, termasuk bagian lengannya, lalu lakukan hal yang sama pada sisi lainnya agar kedua bagian bertemu.
Lipat bagian bawah kemeja ke atas tanpa menekan kain terlalu kuat. Untuk kemeja berbahan licin atau tipis, usahakan lipatan tetap longgar agar bekas garis tidak terlalu kentara.
Baca juga: Jenis – Jenis Kemeja Kerja Wanita yang Modis
Bentangkan celana dan rapikan bagian pinggang, saku, serta ujung kaki sebelum mulai melipat. Pastikan tidak ada bagian kain yang tertekuk atau menggulung.
Satukan kedua kaki celana dengan posisi jahitan sejajar, lalu ratakan permukaannya agar tetap rapi. Lalu lipat celana dari bagian bawah menuju pinggang sesuai ukuran ruang penyimpanan.
Baju dari bahan seperti linen, rayon, atau katun tipis membutuhkan perhatian lebih karena garis lipatan bisa terlihat jelas setelah disimpan cukup lama.
Sebelum dilipat, ratakan permukaannya dengan tangan dan pastikan pakaian benar-benar kering. Buat lipatan yang lebih longgar dan hindari menekan setiap bagian secara berlebihan.
Baca juga: Tips Menyetrika Pakaian Agar Tidak Lecek dan Kusut
Tidak hanya tentang cara melipat baju, cara menyimpannya juga jadi hal yang perlu diperhatikan, ini penting agar pakaian tidak mudah kusut meskipun disimpan lama.
Berikut adalah beberapa tips agar baju bisa tetap rapi setelah disimpan:
Baca juga: Cara Menggunakan Pelicin Pakaian untuk Setrika Agar Hasilnya Maksimal
Menggunakan pelicin saat menyetrika membuat pakaian lebih mudah dirapikan, sehingga proses menyetrika terasa lebih praktis.
Yuk, gunakan Kispray dengan formula 3 in 1! Ampuh membantu pakaian lebih cepat licin saat disetrika, memberikan keharuman tahan lama, dan membuat kain terasa lebih lembut.
Kispray juga mengandung bahan aktif anti kuman penyebab bau apek, serta memiliki kemampuan mencegah tumbuhnya jamur pada pakaian.
Dengan Kispray, urusan setrika jadi lebih sat-set!