tenggorokan terasa panas
Januari 26, 2026 Artikel

Tenggorokan Terasa Panas, Ini Penyebab dan Cara Ngademinnya!

Reviewed by: dr. Anggi Medita

Tenggorokan terasa panas sering kali dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa menjadi sinyal adanya gangguan pada tubuh. Sensasi panas, perih, atau tidak nyaman saat menelan dapat muncul tiba-tiba atau berlangsung cukup lama, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Keluhan ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sederhana seperti konsumsi makanan pedas dan panas, hingga masalah kesehatan tertentu seperti infeksi, asam lambung naik, atau iritasi pada tenggorokan. Mari simak penyebab hingga cara mengatasi tenggorokan terasa panas di bawah ini.

Kenapa Tenggorokan Terasa Panas?

Tenggorokan terasa panas merupakan keluhan yang cukup umum dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi, iritasi, hingga kebiasaan sehari-hari. Sensasi ini sering disertai rasa perih, kering, atau tidak nyaman saat menelan. 

Untuk mengetahui penanganan yang tepat, penting memahami penyebab tenggorokan terasa panas berikut ini:

1. Batuk Pilek

Batuk dan pilek, terutama yang disebabkan oleh infeksi virus, sering kali menimbulkan perih dan panas dalam di tenggorokan. Kondisi ini terjadi karena peradangan pada saluran pernapasan atas serta produksi lendir berlebih.

Selain itu, batuk yang terjadi berulang kali juga dapat membuat tenggorokan menjadi teriritasi, kering, dan terasa perih. Biasanya, keluhan ini akan membaik seiring meredanya batuk dan pilek, meski pada beberapa orang bisa bertahan cukup lama.

2. Mengonsumsi Makanan Pedas dan Panas

Makanan pedas mengandung capsaicin yang dapat merangsang saraf di tenggorokan dan memicu sensasi panas. Sementara itu, makanan atau minuman yang disajikan terlalu panas berisiko menyebabkan iritasi ringan pada lapisan tenggorokan.

Jika dikonsumsi berlebihan atau terlalu sering, kombinasi pedas dan panas bisa membuat tenggorokan terasa perih, kering, bahkan nyeri saat menelan. Kondisi ini umumnya bersifat sementara, tetapi bisa memburuk bila tenggorokan sedang sensitif atau mengalami peradangan.

Baca juga: Penyebab Tenggorokan Gatal dan Batuk yang Sering Tidak Disadari

3. Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan atau faringitis merupakan salah satu penyebab paling umum tenggorokan terasa panas. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, maupun iritasi akibat polusi udara dan asap rokok. 

Gejalanya tidak hanya rasa panas, tetapi juga nyeri saat menelan, tenggorokan kemerahan, dan kadang disertai demam. Pada kasus tertentu, radang tenggorokan perlu mendapatkan pengobatan medis, terutama jika disebabkan oleh infeksi bakteri.

4. Terlalu Banyak Berbicara

Berbicara terlalu lama, terutama dengan suara keras atau berteriak, dapat membuat pita suara dan tenggorokan mengalami ketegangan. Akibatnya, tenggorokan terasa panas, kering, dan tidak nyaman. 

Kondisi ini sering dialami oleh guru, penyanyi, penyiar, atau karyawan kantor yang sering mengadakan meeting dan presentasi. Jika tidak diimbangi dengan istirahat suara dan asupan cairan yang cukup, iritasi pada tenggorokan bisa semakin parah.

5. GERD

GERD (gastroesophageal reflux disease) adalah kondisi ketika asam lambung naik ke dalam kerongkongan hingga ke tenggorokan. Kondisi ini bisa terjadi karena kelemahan otot yang berfungsi sebagai penghalang antara kerongkongan dan lambung. Hal ini kemudian menyebabkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan, bahkan mencapai tenggorokan. Naiknya asam lambung ini adalah yang menyebabkan sensasi nyeri seperti terbakar di dada dan tenggorokan.

6. Esofagitis

Esofagitis adalah kondisi peradangan pada kerongkongan yang dipicu oleh GERD, infeksi, atau efek samping obat-obatan. Gejala umum dari kondisi ini adalah kesulitan menelan, heartburn, dan tenggorokan terasa panas. Jika tidak ditangani dengan tepat, esofagitis bisa mengakibatkan masalah kesehatan yang lebih serius, seperti luka, pembentukan jaringan parut, dan penyempitan kerongkongan.

Baca juga: Tips Ampuh Mengatasi Sakit Tenggorokan Saat Menelan Makanan

Tenggorokan Kembali Segar dengan Adem Sari!

Cara mengatasi tenggorokan terasa panas perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Namun, ada beberapa langkah umum yang dapat membantu meredakan keluhan ini.

Pertama, perbanyak minum air putih untuk menjaga tenggorokan tetap lembap dan membantu mengurangi iritasi. Kedua, hindari sementara makanan pedas, asam, dan minuman yang terlalu panas agar tenggorokan tidak semakin teriritasi. Ketiga, istirahatkan suara jika keluhan muncul akibat terlalu banyak berbicara.

Jika tenggorokan terasa panas disertai gejala lain seperti nyeri hebat, demam tinggi, atau berlangsung lebih dari beberapa hari, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Dengan mengetahui penyebab dan cara mengatasinya, tenggorokan terasa panas tidak lagi dianggap sepele dan bisa ditangani dengan lebih tepat.

Solusi yang tak kalah praktis untuk ngademin tenggorokan setelah mengonsumsi makanan panas atau meeting seharian adalah Adem Sari Herbal Lemon, minuman herbal dari Enesis Group yang bisa diminum dan dinikmati kapan saja ketika tenggorokan terasa kering atau panas.

Dengan kandungan jus segar, herbal, madu, vitamin C, serat bahan alami lainnya, Adem Sari Herbal Lemon dapat membantu menyegarkan tubuh dari dalam. Yuk, selalu sediakan Adem Sari Herbal Lemon yang pasti ngademin jelas nyegerin!

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Tenggorokan Kering, Mudah dan Ampuh!

Related article