Cara biar tidak tertular flu di kantor dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tangan, menghindari menyentuh wajah dengan tangan yang belum bersih, hingga menjaga jarak dari rekan kerja yang sedang sakit.
Flu termasuk penyakit yang cukup mudah menyebar, terutama di tempat yang banyak orang berkumpul dalam satu ruangan. Kantor menjadi salah satu lingkungan yang memungkinkan terjadinya penularan. Pasalnya, karyawan menghabiskan waktu berjam-jam di ruang yang sama dan menggunakan berbagai fasilitas secara bersama-sama.
Apalagi, ketika ada rekan kerja yang sedang mengalami flu tetapi tetap masuk kantor, risiko terpapar virus bisa meningkat. Karena itu, penting untuk mengetahui kebiasaan apa saja yang dapat dilakukan sebagai langkah perlindungan diri.
Flu merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Virus ini dapat menyebar melalui droplet ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.
Melansir CDC, penularan juga dapat terjadi ketika seseorang menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut.
Kondisi kantor dapat membuat penularan lebih mudah terjadi karena banyak orang berada di ruangan yang sama dalam waktu cukup lama. Saat meeting, ruang makan, lift, gagang pintu, mesin fotokopi, hingga fasilitas bersama lainnya juga sering disentuh oleh banyak orang.
Selain itu, kebiasaan seperti berbagi makanan atau minuman, berjabat tangan, dan menyentuh wajah tanpa mencuci tangan dapat meningkatkan peluang virus masuk ke tubuh.
Karena itu, menerapkan kebiasaan bersih dan menjaga jarak ketika ada orang yang sedang sakit dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko tertular flu di kantor.
Baca Juga: Perbedaan Flu dan Pilek: Kenali Gejala & Cara Mengatasinya
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kamu terapkan sehari-hari untuk membantu mengurangi risiko tertular flu saat bekerja di kantor, seperti berikut ini:
Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir merupakan salah satu cara penting untuk menjaga kebersihan tangan. Biasakan mencuci tangan setelah menggunakan fasilitas umum, sebelum makan, setelah batuk atau bersin, dan setelah dari toilet.
Usahakan mencuci tangan dengan benar, termasuk membersihkan telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, dan bagian bawah kuku. Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan ini dapat membantu mengurangi kuman yang menempel di tangan.
Hand sanitizer dapat menjadi alternatif ketika sabun dan air mengalir tidak tersedia. Kamu bisa menyediakan hand sanitizer di meja kerja, tas, atau area yang mudah dijangkau sehingga lebih praktis digunakan setelah menyentuh fasilitas bersama.
Tanpa disadari, kita bisa menyentuh wajah berkali-kali dalam sehari, misalnya mengusap hidung, menggosok mata, atau menyentuh mulut.
Jika tangan sebelumnya menyentuh benda atau permukaan yang terkontaminasi, kebiasaan tersebut berpotensi memindahkan virus ke area wajah. Karena itu, usahakan membersihkan tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah.
Jika ada rekan kerja yang sedang batuk, bersin, atau mengalami gejala flu, sebisa mungkin berikan jarak fisik. Hindari terlalu lama berada dalam jarak dekat, terutama di ruangan kecil dengan ventilasi yang kurang baik.
Jika memungkinkan, komunikasi pekerjaan dapat dilakukan melalui chat atau video call sampai kondisi rekan kerja membaik.
Masker dapat menjadi salah satu langkah tambahan untuk membantu mengurangi penyebaran virus pernapasan, terutama ketika berada di lingkungan yang ramai atau ketika banyak orang sedang mengalami gejala penyakit pernapasan.
Masker juga sebaiknya digunakan jika kamu sendiri sedang mengalami gejala flu agar dapat membantu mengurangi risiko menularkan virus kepada orang lain. Pilih masker yang nyaman dan gunakan dengan benar hingga menutupi hidung dan mulut.
Meja, keyboard, mouse, ponsel, gagang laci, dan benda lain yang sering disentuh sebaiknya dibersihkan secara berkala.
Kamu tidak harus membersihkan seluruh kantor setiap saat. Fokus pada benda yang paling sering kamu gunakan atau sentuh setiap hari. Membersihkan area kerja secara rutin dapat membantu menjaga lingkungan kerja tetap lebih higienis.
Baca Juga: Flu Tulang: Penyebab, Gejala, Diagnosis, & Cara Mengatasinya
Selain mengetahui cara biar tidak tertular flu, penting juga mengenali kebiasaan yang sebaiknya dikurangi karena dapat meningkatkan risiko penularan. Berikut ini beberapa di antaranya:
Menggunakan gelas, botol minum, sendok, atau alat makan milik orang lain sebaiknya dihindari, terutama ketika orang tersebut sedang sakit.
Gunakan peralatan makan dan minum sendiri dan pastikan sudah dicuci dengan bersih setelah digunakan.
Benda seperti gagang pintu, tombol lift, mesin fotokopi, dispenser, dan pegangan tangga dapat disentuh oleh banyak orang.
Bukan berarti semua benda tersebut pasti terkontaminasi virus. Namun, membiasakan diri membersihkan tangan setelah menyentuh berbagai fasilitas bersama merupakan langkah sederhana untuk menjaga kebersihan.
Duduk berdampingan dalam waktu lama dengan orang yang sedang mengalami gejala flu dapat meningkatkan peluang terpapar virus, terutama jika orang tersebut batuk atau bersin.
Jika memungkinkan, beri jarak dan pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Kebiasaan menyentuh hidung, mulut, atau mata dengan tangan yang belum dibersihkan dapat meningkatkan peluang kuman berpindah ke area tersebut. Coba lebih sadar terhadap kebiasaan ini, terutama setelah menyentuh fasilitas bersama.
Meja kerja yang jarang dibersihkan dapat menjadi tempat menumpuknya berbagai kotoran dan mikroorganisme dari aktivitas sehari-hari.
Membersihkan permukaan yang sering disentuh secara rutin dapat menjadi bagian dari kebiasaan menjaga kebersihan di kantor.
Baca Juga: 10 Cara Mengatasi Telinga Bindeng Saat Flu Biar Cepat Lega
Ketika ada rekan kerja yang sedang flu, kamu tidak perlu langsung panik atau menghindari seluruh aktivitas kantor. Namun, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko paparan.
Menjaga kebersihan tangan menjadi salah satu kebiasaan penting saat beraktivitas di lingkungan kantor. Ketika tidak selalu tersedia wastafel atau kamu sedang berada di luar ruangan, Antis dapat menjadi pilihan praktis untuk membantu menjaga kebersihan tangan.
Salah satu pilihannya adalah Antis Jasmine Tea, hand sanitizer dengan aroma jasmine tea yang praktis dibawa saat bekerja. Kamu bisa menggunakannya setelah menyentuh fasilitas yang digunakan bersama, seperti gagang pintu, tombol lift, meja kerja, atau sebelum makan, terutama ketika belum dapat mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Menjaga kebersihan tangan sebaiknya tetap menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari di kantor. Selain menggunakan hand sanitizer saat diperlukan, biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin, serta hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum bersih.