permainan untuk anak outdoor
Maret 27, 2025 Artikel

8 Rekomendasi Permainan Anak-Anak Outdoor, Aktif dan Kreatif

Untuk mendukung tumbuh kembang anak, kamu perlu mempersiapkan berbagai macam permainan edukasi. Salah satu pilihan permainan yang bisa kamu pilih adalah permainan anak-anak outdoor

Permainan anak-anak outdoor dapat mendukung kemampuan motorik anak. Terlebih lagi, anak dapat mengeksplor ruang terbuka sembari mempelajari lingkungan sekitarnya. 

Lantas, apa saja permainan anak-anak yang seru di ruang terbuka? Temukan ide menariknya pada penjelasan berikut ini!

Rekomendasi Permainan Anak-Anak Outdoor

Terdapat berbagai macam permainan anak-anak outdoor yang bisa kamu eksplor bersama si kecil. 

Terlebih lagi, taman-taman kini mulai dibangun di pusat kota dan alun-alun sehingga kamu bisa menikmati hari bersama anak atau adik. Berikut ini adalah rekomendasi permainan anak-anak outdoor yang bisa kamu pilih:

1. Perosotan

Perosotan hampir dapat ditemukan di banyak tempat, seperti alun-alun, taman kota, taman bermain umum, dan bahkan di mall. Perosotan adalah salah satu permainan yang seru karena memberikan sensasi adrenalin saat menuruninya. 

Kemudian, banyak jenis perosotan yang dilengkapi dengan ayunan sehingga si kecil bisa bergantian dalam memainkannya. Namun, pastikan si kecil sudah berusia lebih dari 3 tahun dan perosotan tidak memiliki sisi tajam atau material yang buruk agar anak tetap aman. 

2. Petak Umpet

Petak umpet adalah salah satu permainan anak tradisional outdoor yang dapat dimainkan tanpa alat. Permainan seru ini dilakukan dengan bersembunyi ketika satu orang menutup mata. Seseorang tersebut diharuskan untuk mencari teman-temannya yang bersembunyi. 

Kegiatan ini tidak hanya melatih gerak fisik anak, tetapi juga menumbuhkan kemampuan bersosialisasi dengan berkenalan dengan teman baru dan bercengkerama dengan mereka. Namun, pastikan anak tidak sembunyi di tempat yang berbahaya dan pastikan anak selalu dalam pengawasan. 

3. Lampu Merah-Lampu Hijau

Popularitas serial Squid Game memberikan beberapa ide permainan anak-anak outdoor, salah satunya Lampu Merah-Lampu Hijau. Di serialnya, sebuah boneka besar akan melantunkan lagu pendek sambil membelakangi peserta. 

Kemudian, peserta harus mendekati garis finish selama lagu dilantunkan. Ketika lagu berhenti, boneka akan berbalik. Saat itu, peserta tidak boleh bergerak. Jika ketahuan bergerak, peserta akan langsung gugur.

Anak-anak dapat mengadaptasi permainan ini dengan menentukan satu orang yang menjadi boneka dan sisanya menjadi peserta. Selama bermain, anak dapat berpikir strategis agar dapat mencapai garis finish tanpa gugur serta melatih kontrol tubuh. 

4. Mini Basketball

Permainan anak-anak outdoor selanjutnya adalah mini basketball. Si kecil dapat bermain bersama 3–5 anak lainnya untuk memasukkan bola basket kecil ke keranjang yang sudah disiapkan. 

Permainan ini mengajarkan anak-anak untuk kerja tim, suportif, dan meningkatkan kebugaran tubuh. Namun, pastikan si kecil sudah berusia lebih dari 3 tahun agar lebih aman dalam bermain. 

Baca juga: 7 Kegiatan untuk Meningkatkan Kognitif Anak, Yuk Optimalkan!

5. Water Balloon

Water balloon dapat menjadi permainan anak kecil yang menyenangkan, terlebih jika si kecil menyukai aktivitas air. Kamu bisa menyiapkan balon sebesar genggaman anak yang diisi air. Kemudian, instruksikan anak-anak untuk saling mengejar, melempar balon, dan menghindarinya.

Permainan seru ini dapat melatih kebugaran anak, berpikir strategis, dan melatih kemampuan bersosialisasi mereka. 

6. Ular Naga

Ular naga termasuk permainan anak kecil yang dapat dimainkan oleh siapa saja. Anak-anak akan berbaris dan memegang pundak temannya atau bergandengan tangan hingga membentuk ular naga yang panjang. 

Lalu, mereka akan diinstruksikan untuk bergerak. Permainan ini dapat mengajarkan anak-anak untuk bekerja sama dan bergerak aktif. 

7. Layangan

Layangan adalah salah satu permainan tradisional yang masih eksis sampai saat ini. Bahkan, kini ada banyak bentuk layangan yang lucu dan kreatif dijual di pasaran. Meski begitu, kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah bersama si kecil. 

Ketika sudah jadi, kamu dan si kecil bisa memainkannya di tanah lapang yang bebas kabel, tiang listrik, pohon, dan penghalang lain agar lebih aman. Dengan bermain layangan, anak dapat melatih koordinasi tangan dan mata agar layangan dapat terbang tinggi. 

8. Lompat Tali

Satu lagu permainan anak-anak outdoor klasik yang tak lekang oleh waktu, yaitu lompat tali. Permainan ini bisa dimainkan minimal 3 orang dan dapat dimainkan dalam kelompok besar pula. 

Anak-anak dapat menggunakan lompat tali atau membuatnya secara tradisional dengan karet gelang. Dengan bermain lompat tali, si kecil dapat mengembangkan kemampuan motoriknya dan melatih kemampuan bersosialisasi dengan teman. 

Baca juga: Penyebab Anak Susah Tidur Malam, Ini Cara Mengatasinya!

Peran Penting Permainan dalam Perkembangan Anak

Permainan anak-anak, termasuk yang outdoor, tidak hanya untuk memuaskan rasa ingin beramin anak, tetapi juga memiliki peranan penting dalam perkembangan mereka. 

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan pada Northern Clinics of Istanbul, bermain memiliki peran penting terhadap perkembangan kognitif, motorik, psikososial, emosional, dan keterampilan linguistik. 

Bermain juga menjadi salah satu kunci dalam mengembangkan rasa percaya diri, kreativitas, dan kebahagiaan anak. Si kecil juga dapat melatih kemampuan diri dengan belajar menghadapi kesulitan, saling menghormati sesama, dan saling berbagi. 

Secara spesifik, berikut ini adalah peran penting permainan dalam perkembangan anak:

1. Perkembangan Fisik

Permainan yang membutuhkan aktivitas fisik, seperti lompat tali, bermain bola, kejar-kejaran, dan memanjat dapat meningkatkan kekuatan fisik serta mengembangkan motorik halus dan kasar. Anak juga lebih aktif dan sehat karena terus melakukan aktivitas fisik yang cukup. 

2. Perkembangan Kognitif

Bermain dapat meningkatkan kreativitas anak serta mendorong mereka untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Permainan anak-anak outdoor juga dapat membantu anak mengeksplorasi teman baru dan lingkungan sekitar sehingga memahami lingkungannya. 

3. Perkembangan Kreativitas

Permainan yang membutuhkan kreativitas, seperti membuat layangan dan lompat tali sendiri, dapat membantu anak dalam mengekspresikan imajinasi mereka. Mereka juga dapat lebih mandiri dan percaya diri akan mainan yang mereka buat sendiri. 

4. Perkembangan Emosional dan Sosial

Permainan anak-anak outdoor juga mengajarkan anak untuk bergaul dengan sebayanya atau yang lebih tua sehingga dapat meningkatkan keterampilan sosial. Mereka dapat belajar bagaimana caranya berbagi mainan, bekerja sama, dan bercengkrama. 

Mereka juga dapat mengelola emosi, mengembangkan empati, dan memahami perasaan temannya ketika bermain.

Demikian informasi tentang ide permainan anak-anak outdoor serta peran penting permainan dalam perkembangan si kecil. Bermain di luar memang mengasyikkan karena si kecil dapat mengeksplorasi banyak hal. 

Namun, jangan sampai si kecil sakit atau gatal-gatal karena digigit nyamuk saat bermain. Terkait hal ini, pastikan kamu selalu membawa Soffell ketika menemani si kecil bermain. 

Soffell dari Enesis Group adalah penolak nyamuk berbentuk spray dan lotion yang tidak lengket dan tidak membuat kulit kering. Soffell dapat melindungi tubuh dari gigitan nyamuk dan membuat kulit tetap lembut. 

Dengan perlindungan ekstra ini, kamu tidak perlu khawatir si kecil digigit nyamuk saat bermain di area terbuka. Jadi, pastikan untuk menggunakan healthy product for healthy family agar keluarga terhindar dari gigitan nyamuk!

Baca juga: Kenapa Anak Sering Sakit? Ternyata, Ini 6 Penyebabnya!

Related article