penyebab kurap
Oktober 4, 2023 Artikel

Memahami Penyebab Kurap serta Faktor Risiko dan Pencegahan

Antis – Penyebab kurap bisa muncul dari infeksi jamur dan berbagai macam faktor risiko yang terdapat di lingkungan sekitar kita, bahkan tanpa disadari.

Pada dasarnya, kurap adalah salah satu jenis infeksi kulit oleh jamur yang bisa menyerang beberapa bagian tubuh, seperti wajah, tangan, kaki, sampai area selangkangan.

Memiliki penyakit kurap tentu dapat mengganggu jalannya rutinitas dan membuat kamu tidak percaya diri soal penampilan.

Oleh sebab itu, kamu harus paham apa penyebab kurap di badan dan bagaimana cara mencegahnya untuk terhindar dari penyakit tersebut. Yuk, simak informasinya di bawah ini!

Gejala Penyakit Kurap

Sebelum membahas lebih lanjut terkait apa penyebab kurap, kamu harus tahu apa saja gejala yang muncul dari penyakit tersebut.

Gejala penyakit kurap akan terlihat setidaknya 2 minggu sejak infeksi terjadi. Pada tahap awal, kulit akan menjadi kering, bersisik, dan muncul bercak. 

Lalu, tubuh akan menghasilkan lesi yang menyerupai kulit sehat dan bisa tersebar luas secara cepat.

Gejala penyakit kurap juga dapat bervariasi tergantung dari lokasi tubuh, yaitu:

  • Tinea capitis: munculnya area bersisik serta pitak di kepala yang akan menjadi keras dan sangat gatal.
  • Tinea faciei: munculnya ruam yang melingkar, merah, dan bersisik di sekitar wajah.
  • Tinea corporis: munculnya ruam pada kulit yang tebal, merah, gatal, dan menyerupai cincin.
  • Tinea manuum: telapak tangan menjadi kering, mudah pecah-pecah, dan muncul bintik merah.
  • Tinea cruris: munculnya ruam merah dan melingkar di area lipatan paha atau selangkangan.
  • Tinea pedis: kulit kaki tampak kering, bersisik, gatal, dan terbakar.

Penyebab Kurap di Badan

Penyebab kurap adalah infeksi jamur yang tumbuh dan berkembang biak dengan cepat di kulit manusia.

Jamur sendiri adalah mikroba yang beberapa jenisnya bersifat patogenik sehingga dapat memicu tumbuhnya penyakit di tanaman serta manusia.

Jamur yang menjadi penyebab kurap terdiri dari tiga jenis, yaitu trichophyton, microsporum, dan epidermophyton. Jamur-jamur tersebut biasanya hidup lama sebagai spora di tanah. 

Penyebab kurap dapat ditularkan dengan mudah melalui berbagai macam kontak, di antaranya yaitu:

  • Bersentuhan secara langsung dengan penderita kurap dan tidak segera membersihkan bagian tubuh yang tersentuh.
  • Tidak berhati-hati saat melakukan kontak dengan hewan, seperti membelai kucing atau anjing yang terinfeksi.
  • Penyebab kurap dapat menyebar apabila menyentuh benda yang berjamur. Penyebab kurap biasanya ditemukan di benda-benda seperti handuk, sikat, sisir, dan pakaian.
  • Melakukan kontak langsung dengan tanah yang terkontaminasi spora jamur.

Jamur yang menjadi penyebab kurap dapat hidup selama berbulan-bulan di permukaan kulit. Oleh sebab itu, gejala yang ditimbulkan penyebab kurap tidak akan muncul langsung.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa kurap disebabkan oleh jamur yang menyebar dengan luas dan mudah dari berbagai macam kontak sehingga menimbulkan infeksi.

Baca juga: 10 Penyebab Gatal pada Kulit, Yuk Ketahui Sejak Awal!

Faktor Risiko Penyakit Kurap

Selain dari kontak langsung, risiko munculnya penyebab kurap juga dapat meningkat melalui kebiasaan atau kondisi lingkungan yang kurang diperhatikan, yaitu:

1. Keringat Berlebihan

Seseorang dapat berisiko mengalami kurap dari keringat tubuh yang berlebihan. Yup, kondisi kulit yang selalu lembap dan basah dapat memicu tumbuhnya jamur.

Hal ini bisa diperparah apabila kamu terus menerus memakai pakaian yang sama tanpa dibersihkan terlebih dahulu.

2. Kondisi Lingkungan yang Lembap

Penyebab kurap, yaitu jamur bisa tumbuh di lingkungan yang lembap. Hal ini dikarenakan jamur dapat berkembang secara optimal apabila terkena sedikit paparan sinar matahari.

Oleh sebab itu, seseorang yang tinggal di tempat lembap akan berisiko terkena kurap.

3. Daya Tahan Tubuh Lemah

Ketika imunitas tubuh menurun, seseorang akan lebih rentan terkena penyakit, termasuk kurap.

Hal ini dikarenakan sel-sel tubuh akan melemah sehingga tidak mampu dalam melawan berbagai macam infeksi. 

4. Jarang Menjaga Kebersihan

Kebiasaan-kebiasaan yang memicu gaya hidup tidak sehat bisa menyebabkan seseorang berisiko terkena kurap.

Kebiasaan tersebut bisa ditemukan dari hal-hal kecil, seperti tidak membersihkan tangan, jarang mengganti kaos kaki, memakai sepatu kotor, sampai keadaan rumah berantakan.

5. Memakai Pakaian Ketat

Terakhir, faktor risiko terjadinya kurap juga bisa terjadi pada seseorang yang sering memakai pakaian ketat.

Pakaian ketat akan membuat kulit sulit bernapas sehingga menyebabkan panas, lembap, dan berkeringat. Oleh sebab itu, jamur akan lebih mudah untuk tumbuh di permukaan kulit. 

Cara Mencegah Penyebab Kurap

Untuk mencegah risiko terjadinya kurap, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan dengan mudah, yaitu:

  • Selalu mencuci tangan setelah melakukan aktivitas atau bersentuhan dengan orang yang sedang sakit.
  • Menggunakan alas kaki yang bersih ketika berada di tempat umum.
  • Menjaga kebersihan rumah secara rutin agar tetap segar, terawat, dan terhindar dari kuman.
  • Memakai pakaian yang longgar dan bersih.
  • Makan asupan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Mandi secara rutin, lalu keringkan tubuh dan menjemur handuk.
  • Berhati-hati saat meminjamkan atau menggunakan barang dari orang lain.
  • Membersihkan lingkungan sekitar secara berkala dengan disinfektan.
  • Memberikan perawatan terbaik untuk kesehatan kulit.

Demikian penjelasan terkait apa penyebab kurap di badan beserta gejala, faktor risiko, dan cara mencegah penyakit tersebut.

Pada intinya, kurap disebabkan oleh infeksi jamur yang dapat berkembang biak secara cepat dan mudah menular melalui berbagai macam kontak.

Selain itu, ada juga faktor-faktor risiko yang dapat memicu munculnya penyebab kurap di badan, seperti keringat berlebihan, lingkungan lembap, sampai memakai pakaian ketat.

Lalu, salah satu cara mencegah kurap yaitu dengan mencuci tangan menggunakan produk kebersihan anti jamur, seperti Antis.

Antis adalah pelopor hand sanitizer di Indonesia yang efektif dalam membunuh kuman, teruji secara klinis, dan sesuai dengan standar WHO.

Antis dapat membunuh 99% kuman dalam 4 detik karena mengandung bahan aktif alkohol sebesar 70%, serta efek long lasting nya akan melindungi tangan dari kuman selama 2 jam.

Selain itu, Antis juga mengandung moisturizer yang dapat membuat tangan tetap lembut dan tidak lengket sehingga aman untuk kulit sensitif.

Yuk, gunakan Antis demi menjaga kebersihan tangan! Healthy product for healthy family.  

Baca juga: 10 Penyebab Bintik Merah Pada Kulit yang Jarang Diketahui