Vertigo adalah kondisi yang ditandai dengan sensasi kepala pusing berputar. Namun, ketika gejala tersebut juga disertai dengan sensasi tidak nyaman di perut, sebagian penderitanya kerap mengaitkan vertigo dengan asam lambung. Lantas, apakah asam lambung bisa menyebabkan vertigo?
Sebelum menyimpulkannya, penting untuk memahami terlebih dahulu bagaimana vertigo, asam lambung, dan berbagai gangguan pencernaan lainnya bisa saling berkaitan.
Selain itu, perlu diketahui pula kalau tidak semua sensasi pusing berputar bisa berhubungan langsung dengan lambung. Seperti apa penjelasan lengkapnya? Mari simak artikel di bawah ini sampai tuntas.
Penyakit asam lambung merupakan kondisi yang ditandai dengan naiknya asam lambung menuju kerongkongan. Kondisi ini bisa menimbulkan berbagai gangguan pencernaan, seperti sensasi perih dan terbakar di area dada (heartburn), mual, muntah, dan sebagainya.
Selain itu, beberapa penderita asam lambung mungkin juga pernah mengalami vertigo atau sensasi pusing berputar saat maag sedang kambuh. Karena hal inilah, muncul pertanyaan apakah asam lambung naik bisa menyebabkan vertigo.
Dilansir dari International Journal of Otorhinolaryngology and Head and Neck Surgery (2021), refluks asam lambung yang berulang bisa menyebabkan peradangan lokal atau bahkan memicu infeksi ringan pada area di sekitar telinga.
Pasalnya, asam lambung yang naik hingga mencapai area kerongkongan dan tenggorokan bisa mengiritasi saluran Eustachius, yaitu saluran yang menghubungkan tenggorokan dengan telinga tengah.
Ketika saluran Eustachius meradang, hal tersebut bisa berkembang menjadi berbagai gangguan di area telinga yang berkaitan dengan sistem keseimbangan tubuh, seperti labyrinthitis atau BPPV (benign paroxysmal positional vertigo).
Kondisi inilah yang dapat memicu terjadinya vertigo perifer, yaitu jenis vertigo yang disebabkan oleh masalah pada telinga bagian dalam.
Baca juga: Apakah Vertigo Bisa Sembuh? Inilah Cara Pengobatannya
Ciri-ciri vertigo karena asam lambung naik sebetulnya tidak berbeda jauh dengan vertigo pada umumnya. Namun, keluhan yang lebih dulu muncul biasanya adalah gejala-gejala GERD, seperti:
Kemudian, seiring berjalannya waktu, vertigo atau sensasi kepala pusing berputar juga dapat muncul, terutama ketika refluks asam lambung telah mengiritasi saluran Eustachius. Kondisi ini juga dapat menimbulkan sejumlah gejala, seperti:
Jika mengalami vertigo karena asam lambung, terdapat beberapa perawatan sederhana yang bisa dilakukan di rumah, yaitu:
Guna membantu mengurangi asam lambung naik menuju kerongkongan yang bisa memperburuk iritasi dan peradangan, disarankan untuk memosisikan kepala sedikit lebih tinggi saat tidur.
Untuk itu, gunakanlah bantal tambahan yang tidak terlalu tinggi. Hal ini juga bisa membuat penderita vertigo merasa lebih nyaman saat tidur.
Sebaiknya hindari makan dalam porsi besar, terutama menjelang malam, karena hal tersebut dapat memicu asam lambung naik dan meningkatkan risiko terjadinya vertigo.
Selain itu, penting pula untuk membatasi konsumsi makanan yang mudah menimbulkan keluhan, seperti hidangan pedas, berlemak, atau terlalu asam.
Sebagai gantinya, pilih makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Pola makan seperti ini bisa membantu lambung untuk bekerja lebih ringan sehingga dapat meminimalkan risiko naiknya asam lambung.
Baca juga: 9 Ciri-Ciri Asam Lambung Naik yang Tidak Boleh Diabaikan!
Apabila keluhan vertigo muncul bersamaan dengan naiknya asam lambung, cobalah untuk tidak langsung berbaring setelah selesai makan.
Memberi waktu jeda setidaknya 2-3 jam sebelum berbaring atau tidur dapat membantu mencegah asam lambung dan isi lambung lainnya mengalir kembali ke kerongkongan.
Cara sederhana ini cukup efektif untuk mengurangi risiko iritasi di area saluran Eustachius yang bisa menyebabkan vertigo dan meminimalkan munculnya gejala secara berulang.
Umumnya, obat vertigo karena asam lambung yang diresepkan oleh dokter merupakan obat untuk menangani GERD, seperti antasida, H2 blocker, atau proton pump inhibitor (PPI) untuk membantu mengurangi produksi asam lambung.
Selain itu, jika gejala vertigo yang muncul cukup parah, dokter juga dapat meresepkan obat vertigo yang mengandung betahistine.
Obat tersebut bekerja dengan cara mengurangi tekanan serta meningkatkan aliran darah di dalam telinga, sehingga gejala pusing berputar dan gangguan keseimbangan dapat berangsur-angsur mereda.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa masalah asam lambung memang bisa memicu berbagai keluhan yang membuat penderitanya tidak nyaman, termasuk pusing berputar seperti vertigo.
Selain itu, kondisi ini juga bisa menimbulkan gejala lain yang tak kalah mengganggu, salah satunya adalah sensasi panas dalam.
Untuk membantu meredakan gejala panas dalam, mengonsumsi Adem Sari Sachet dari Enesis Group bisa menjadi cara simpel dan aman.
Meski tidak secara langsung meredakan asam lambung atau gejala vertigo, Adem Sari Sachet terbuat dari ekstrak herbal, seperti kayu manis, pulosari, dan jeruk nipis yang membantu menyegarkan tubuh. Selain itu, Adem Sari Sachet juga mengandung vitamin C yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Tunggu apalagi? Yuk, jaga kenyamanan dan kesehatan tubuh dengan mengonsumsi healthy product for a healthy family seperti Adem Sari!
Baca juga: Ciri-Ciri Asam Lambung yang Parah, Kenali Sebelum Terlambat!