cara menggunakan pewangi pakaian
Desember 31, 2025 Artikel

8 Cara Menggunakan Pewangi Pakaian yang Tepat, Yuk Terapkan!

Pakaian yang tampak bersih belum tentu terasa segar saat dipakai. Tidak sedikit orang mengeluh wangi cepat hilang, baju berbau apek setelah disimpan, atau kain terasa kaku meski sudah menggunakan pewangi. 

Kondisi ini sering terjadi karena cara pemakaian yang kurang tepat, mulai dari urutan penggunaan, takaran yang berlebihan, hingga waktu perendaman yang terlalu lama. 

Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa memengaruhi kenyamanan sekaligus mempercepat penurunan kualitas pakaian. 

Karena itu, memahami cara menggunakan pewangi pakaian dengan benar menjadi hal penting agar aroma lebih tahan lama, pakaian tetap lembut, dan hasil cucian terasa benar-benar segar setiap hari. Yuk simak langkah-langkahnya di bawah ini!

Cara Menggunakan Pewangi Pakaian agar Tahan Lama

Pewangi pakaian berperan besar dalam menjaga baju tetap segar, lembut, dan nyaman dipakai. Jika salah cara penggunaannya, wangi pakaian bisa cepat hilang, kain terasa lengket, atau bahkan bisa muncul bau apek. Supaya hasilnya maksimal, simak panduannya berikut ini.

1. Cek Label Perawatan Pakaian

Sebelum mencuci, selalu lihat label perawatan pada baju. Pasalnya, ada beberapa bahan yang memerlukan perlakuan khusus dan tidak cocok dengan pewangi tertentu. 

Langkah ini penting untuk membantu mencegah kain rusak, luntur, atau berubah tekstur akibat teknik pencucian yang salah. Pastikan juga pewangi yang dipakai aman untuk jenis bahan tersebut.

2. Gunakan Takaran yang Pas

Banyak orang mengira semakin banyak pewangi maka wanginya akan semakin awet. Faktanya, takaran berlebihan tidak membuat wangi lebih tahan lama. 

Cara menggunakan pewangi pakaian seperti ini justru bisa meninggalkan residu, pakaian lebih lama keringnya, dan membuat kain terasa kaku setelah dijemur. Karena itu, ikuti petunjuk penggunaan yang tertera di kemasan produk. 

Umumnya, takaran pewangi yang pas adalah sekitar 35 ml untuk cucian 4–5 kg atau 18 ml untuk 10 liter air.

3. Masukkan Pewangi Setelah Deterjen

Urutan dalam mencuci juga sangat penting untuk merawat pakaian agar wangi tahan lama dan kain tetap awet. 

Cara memakai pewangi pakaian agar tahan lama adalah menggunakannya di bilasan terakhir setelah deterjen benar-benar hilang. Kamu bahkan bisa mengulangi bilasan dengan air bersih, lalu baru menambahkan pewangi.

Berikut beberapa cara yang bisa kamu terapkan baik saat mencuci dengan tangan maupun mesin cuci agar aroma bisa menempel lebih baik pada serat kain.

  • Cuci tangan: tambahkan pewangi di bilasan akhir.
  • Mesin cuci dua tabung: tuang pewangi saat proses bilas.
  • Mesin cuci otomatis: masukkan pewangi ke laci khusus sebelum mencuci.

Baca juga: 6 Rekomendasi Parfum Laundry Pakaian yang Tahan Lama

4. Bilas hingga Tidak Berbusa

Sisa busa deterjen ternyata bisa menghambat kinerja produk pewangi pakaian. Cara menggunakan pewangi pakaian yang tepat adalah pastikan baju sudah dibilas bersih, tidak berbusa, dan diperas dengan baik. 

Setelah itu, barulah gunakan pewangi. Hasilnya, wangi lebih merata dan tidak tercampur bau deterjen.

5. Segera Keringkan Pakaian

Setelah memakai pewangi, jangan menunda pengeringan. Baju yang terlalu lama lembap mudah bau apek dan wangi cepat hilang. Jemur di bawah matahari untuk hasil terbaik. Jika memakai mesin pengering, cukup sampai setengah kering lalu lanjutkan dijemur.

6. Hindari Merendam Terlalu Lama

Banyak yang bertanya berapa menit merendam pakaian dengan pewangi. Idealnya, cukup 10–15 menit di bilasan terakhir. 

Merendam terlalu lama bisa memicu bakteri, membuat bau tidak sedap, dan merusak serat kain. Jika perlu merendam sebelum mencuci, batasi total waktu tidak lebih dari 8–12 jam.

7. Pilih Aroma Sesuai Kebutuhan

Gunakan aroma yang nyaman dan sesuai aktivitas. Aroma lembut cocok untuk pakaian sehari-hari, sementara aroma segar bisa dipilih untuk pakaian kerja atau olahraga agar tetap terasa bersih lebih lama.

8. Simpan Pewangi dengan Benar

Pastikan pewangi disimpan di tempat sejuk dan tertutup rapat. Penyimpanan yang tepat membantu menjaga kualitas aroma dan efektivitas produk dalam jangka panjang.

Baca juga: Berapa Lama Merendam Pakaian dengan Pewangi? Catat Waktunya! 

Tips Tambahan agar Wangi Tahan Lama

Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa kamu terapkan sehari-hari agar aroma pewangi menempel lebih lama dan pakaian tetap segar saat dipakai.

  • Gunakan pewangi secukupnya dan di waktu yang tepat.
  • Jangan mencampur pewangi dengan deterjen.
  • Keringkan pakaian sampai benar-benar kering sebelum disimpan.

Dengan langkah di atas, cara memakai pewangi pakaian agar tahan lama jadi lebih mudah dan hasilnya konsisten.

Pilih Pewangi Pakaian yang Tepat

Menerapkan cara menggunakan pewangi pakaian yang benar bukan hanya soal wangi, tapi juga tentang menjaga kualitas kain agar tetap lembut, rapi, dan nyaman dipakai. 

Mulai dari urutan pemakaian, takaran yang pas, waktu perendaman, hingga cara mengeringkan, semuanya saling berkaitan untuk hasil yang lebih tahan lama.

Jika kamu ingin solusi praktis tanpa langkah ribet, Kispray dari Enesis Group bisa jadi pilihan tepat. Kispray hadir dengan fungsi 3-in-1 sebagai pewangi, pelembut, dan pelicin pakaian yang membantu baju lebih halus, tidak mudah kusut, dan tetap segar lebih lama. 

Karena itu, Kispray cocok digunakan setelah mencuci atau saat menyetrika, terutama untuk kamu yang ingin hasil instan tapi tetap maksimal.

Yuk, jadikan perawatan pakaian lebih mudah dan menyenangkan dengan Kispray. Pakaian wangi, lembut, dan siap dipakai kapan saja.

Baca juga: Tips Menyetrika agar Pelicin Pakaian Wanginya Tahan Lama

Related article