Ketahui 7 Buah yang Tidak Boleh Dimakan Pascaoperasi Caesar
Reviewed by: dr. Anggi Medita
Reviewed by: dr. Anggi Medita
Masa pemulihan setelah operasi caesar membutuhkan perhatian penuh, termasuk soal pilihan buah. Walaupun buah dikenal kaya vitamin dan serat yang baik untuk tubuh, tidak semua buah cocok dikonsumsi pada masa penyembuhan.
Beberapa jenis bisa memicu gas, kembung, gangguan pencernaan, atau bahkan memengaruhi proses penyembuhan luka. Nah, apa saja buah yang tidak boleh dimakan pascaoperasi caesar?
Simak penjelasan lengkap dalam artikel ini agar proses pemulihan pascaoperasi caesar berjalan lebih nyaman.
Berikut beberapa jenis buah yang perlu dihindari setelah operasi caesar agar kondisi kesehatan bisa kembali pulih lebih cepat.
Durian menghasilkan gas di dalam perut. Kondisi ini dapat memicu kembung dan rasa sesak pada area perut yang masih sensitif setelah operasi. Pencernaan yang tidak nyaman tentu akan memengaruhi mobilitas dan memperlambat pemulihan.
Mangka menghasilkan gas dalam jumlah tinggi dan butuh waktu lama untuk dicerna. Perut bisa terasa penuh, keras, dan tidak nyaman. Efek inilah yang membuat buah nangka tidak ideal untuk dikonsumsi selama masa pemulihan.
Kamu pencinta mangga? Pernah terpikir bolehkah makan mangga setelah operasi caesar? Konsumsi mangga matang masih bisa dipertimbangkan dalam jumlah kecil jika tubuh tidak merasa kembung.
Namun, mangga muda sebaiknya dihindari karena terdapat enzim yang bisa merangsang kontraksi otot perut dan menambah rasa tidak nyaman di bagian sekitar luka operasi.
Nanas memiliki enzim bromelain yang dapat memengaruhi proses pembekuan darah. Pada masa pemulihan setelah operasi, tubuh membutuhkan pembekuan yang stabil untuk mencegah perdarahan. Karena itu, nanas tidak direkomendasikan setelah operasi caesar.
Baca juga: 10 Makanan yang Mengandung Vitamin, untuk Daya Tahan Tubuh
Apel termasuk buah yang tidak boleh dimakan pascaoperasi caesar karena mengandung fruktosa dan sorbitol. Keduanya dapat memicu gas dan membuat perut kembung, terutama jika dikonsumsi tanpa diolah.
Sementara orang yang baru menjalani operasi caesar biasanya sistem pencernaannya masih sensitif sehingga sebaiknya tidak mengonsumsi apel terlebih dahulu.
Sebenarnya, pisang termasuk salah satu buah yang mudah dicerna. Namun, pisang mentah tidak direkomendasikan untuk kamu yang baru menjalani operasi caesar karena pisang mentah mengandung pati resisten.
Zat ini sulit dicerna oleh tubuh dan dapat memicu kondisi perut yang tidak nyaman. Kondisi ini bahkan bisa menyebabkan gangguan pencernaan selama proses pemulihan.
Anggur memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi sehingga termasuk buah yang perlu dibatasi pasca operasi caesar. Kandungan gula ini bisa mengganggu kestabilan gula darah terutama bagi kamu yang memiliki risiko diabetes tipe 2.
Sementara itu, menjaga stabilitas gula darah pasca operasi sangat penting untuk mendukung proses pemulihan luka.
Di sisi lain, beberapa jenis anggur juga mengandung gas yang dapat menyebabkan perut kembung.
Baca juga: 13 Makanan yang Mengandung Vitamin B6 Tinggi untuk Kesehatan
Meskipun ada beberapa buah yang dilarang, masih ada sejumlah buah buahan yang boleh dimakan setelah operasi caesar untuk membantu memenuhi asupan nutrisi tanpa membebani sistem pencernaan. Beberapa buah yang dianjurkan antara lain:
Pepaya dikenal sebagai salah satu buah yang baik untuk sistem pencernaan karena mengandung enzim papain.
Banyak orang pascaoperasi caesar mengalami sembelit karena pengaruh obat. Kandungan serat lembut dan enzim pada pepaya akan membantu meredakan masalah tersebut.
Alpukat menjadi pilihan buah yang baik untuk dikonsumsi pascaoperasi caesar karena teksturnya yang lembut dan mudah dicerna.
Buah ini juga kaya lemak sehat, vitamin, dan mineral yang berperan menjaga energi tetap stabil selama masa pemulihan dan mendukung proses regenerasi kulit.
Blueberry juga termasuk buah buahan yang boleh dimakan setelah operasi caesar karena mengandung proanthocyanidin, yaitu antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan.
Senyawa ini membantu tubuh menghadapi reactive oxygen species (ROS), yaitu molekul reaktif yang biasanya muncul setelah tindakan operasi dan bisa memperlambat penyembuhan luka.
Buah ini juga memiliki quercetin, jenis antioksidan lain yang dikenal dapat membantu menekan pertumbuhan sel yang tidak normal pada area luka.
Kandungan inilah yang membuat blueberry cocok untuk mendukung proses regenerasi jaringan dan membantu tubuh pulih dengan lebih baik.
Jeruk tidak hanya memberi rasa segar, tetapi juga dapat membantu proses pemulihan setelah operasi caesar. Kandungan vitamin C yang tinggi mendukung pembentukan kolagen yang dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan luka. Nutrisi ini juga berperan menjaga area luka tetap bersih dari infeksi selama masa penyembuhan.
Selain itu, jeruk mengandung serat yang cukup sehingga dapat membantu mengurangi risiko sembelit yang sering muncul akibat penggunaan obat selama operasi. Kombinasi manfaat ini membuat jeruk menjadi pilihan buah yang aman dikonsumsi setelah operasi caesar.
Itu dia daftar buah yang tidak boleh dimakan pasca operasi caesar dan pilihan buah yang lebih aman untuk dikonsumsi.
Dengan mengatur asupan buah yang tepat, kamu bisa membantu mempercepat proses pemulihan, menjaga pencernaan tetap nyaman, dan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Jika kamu masih ragu dengan kondisi tertentu, pastikan untuk diskusi dengan dokter atau ahli gizi agar pemulihan berjalan lebih optimal.
Untuk menjaga daya tahan tubuh selama masa penyembuhan, kamu juga bisa menambahkan Amunizer dari Enesis Group sebagai suplemen pelengkap nutrisi harian.
Amunizer mengandung vitamin C 1000 mg, Elderberry 1000 mg, Zinc 75 mg, dan herbal pendukung imunitas yang membantu tubuh tetap kuat selama pemulihan.
Dengan kemasan yang praktis, kamu bisa mengonsumsinya kapan saja dan di mana saja!
Baca juga: 16 Sayuran Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Efektif