Menyentuh wajah tanpa sadar bisa menjadi kebiasaan yang sering dilakukan ketika sedang beraktivitas, misalnya saat bekerja, menggunakan transportasi umum, atau ketika sedang merasa gugup.
Meski terlihat sepele, tangan yang belum bersih dapat memindahkan kuman ke area wajah, termasuk mata, hidung, dan mulut. CDC bahkan menyebutkan jika rata-rata seseorang dapat menyentuh wajah sekitar 23 kali dalam satu jam.
Lantas, kenapa kebiasaan ini bisa terjadi dan apa saja bahaya yang perlu diwaspadai? Simak penjelasannya di bawah ini!
Baca Juga: 5 Perawatan Wajah Secara Alami Sebelum Tidur Agar Awet Muda
Menyentuh wajah sesekali tentu tidak otomatis membuat seseorang sakit. Namun, jika dilakukan berulang kali dengan tangan yang belum bersih, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan peluang perpindahan kuman dari tangan ke area wajah.
Selain itu, ada beberapa bahaya lain yang perlu diwaspadai seperti berikut ini:
Tangan menjadi salah satu bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan berbagai benda. Mulai dari gagang pintu, meja, keyboard, smartphone, pegangan kendaraan umum, hingga tombol lift.
Jika benda yang disentuh mengandung kuman, tentunya kuman tersebut dapat berpindah ke tangan. Ketika tangan kemudian menyentuh wajah, kuman dapat ikut berpindah ke kulit atau area lain di wajah.
Area mata, hidung, dan mulut perlu mendapatkan perhatian khusus. Ketika menyentuh wajah tanpa sadar, tangan bisa saja langsung menyentuh bagian-bagian tersebut.
Kuman dari tangan dapat masuk ke tubuh melalui mata, hidung, atau mulut. Inilah salah satu alasan mengapa sebaiknya mencuci tangan sebelum menyentuh wajah dan menghindari menyentuh mata, hidung, serta mulut dengan tangan yang belum dibersihkan.
Tidak semua masalah kulit disebabkan oleh kebiasaan menyentuh wajah. Namun, terlalu sering memegang, mengusap, atau menggaruk wajah dapat membuat kulit lebih sering mengalami gesekan dan kontak dengan kotoran atau minyak dari tangan.
Pada sebagian orang, kebiasaan memegang wajah juga dapat membuat tangan yang belum bersih membawa kotoran ke permukaan kulit. Jika dilakukan berulang kali, terutama pada kulit yang sedang mengalami masalah, kondisi tersebut dapat membuat area wajah terasa semakin tidak nyaman.
Jika terdapat luka kecil, goresan, atau jerawat yang sedang meradang, sebaiknya hindari menyentuh atau memencetnya sembarangan. Tangan yang belum bersih dapat membawa kuman ke area kulit yang mengalami masalah.
Selain itu, menyentuh atau memencet jerawat secara berulang juga dapat membuat area tersebut semakin teriritasi. Jadi, jika tangan mulai otomatis mencari area wajah, coba alihkan ke aktivitas lain.
Baca Juga: 15 Cara Hilangkan Bekas Jerawat Hitam di Pipi
Menghentikan kebiasaan menyentuh wajah sepenuhnya mungkin tidak mudah karena sebagian gerakannya terjadi secara otomatis. Namun, frekuensinya bisa dikurangi secara bertahap. Berikut ini tips menguranginya:
Langkah pertama adalah menyadari kapan kamu paling sering menyentuh wajah. Coba perhatikan selama satu hari.
Apakah kamu sering melakukannya ketika bekerja? Saat sedang berpikir? Ketika menggunakan smartphone? Atau justru ketika sedang merasa gugup?
Setelah menemukan polanya, kamu bisa menentukan strategi yang lebih spesifik. Misalnya, jika sering menyentuh wajah ketika bekerja, letakkan tangan di meja atau gunakan benda kecil sebagai pengalih perhatian.
Jika tangan sering bergerak menuju wajah tanpa sadar, coba berikan alternatif aktivitas.
Kamu bisa menggenggam pulpen, menggunakan stress ball, mencatat sesuatu, atau sekadar meletakkan kedua tangan di atas meja. Tujuannya bukan membuat tangan terus bergerak, tetapi memberikan alternatif agar tangan tidak otomatis menuju wajah.
Menopang dagu dengan tangan mungkin terasa nyaman, terutama saat duduk lama. Namun, posisi tersebut membuat tangan terus berada di dekat wajah.
Coba biasakan duduk dengan kedua tangan di meja atau gunakan sandaran kursi dengan posisi yang nyaman. Perubahan kecil seperti ini dapat membantu mengurangi kebiasaan menyentuh wajah.
Ada situasi ketika menyentuh wajah memang diperlukan, misalnya saat membersihkan hidung atau mengusap bagian wajah yang terasa gatal.
Dalam kondisi tersebut, gunakan tisu bersih sebagai penghalang dan tetap pastikan tangan sudah dibersihkan. Kamu juga bisa menggunakan tisu untuk mengusap hidung dan mata atau menyesuaikan posisi kacamata.
Mengurangi kebiasaan menyentuh wajah sebaiknya dibarengi dengan menjaga kebersihan benda yang sering digunakan.
Smartphone, keyboard, mouse, meja kerja, gagang pintu, dan barang lain yang sering disentuh dapat menjadi tempat berpindahnya kotoran dan kuman. Bersihkan barang-barang tersebut secara rutin sesuai petunjuk bahan atau produsennya.
Dengan begitu, ketika tangan menyentuh barang tersebut, jumlah kotoran atau kuman yang berpotensi berpindah ke tangan dapat diminimalkan.
Baca Juga: 11 Makanan Penyebab Jerawat, Sebaiknya Kamu Batasi!
Mengurangi kebiasaan menyentuh wajah memang membutuhkan kesadaran dan latihan. Namun, menjaga tangan tetap bersih juga tidak kalah penting, terutama ketika kamu sedang berada di luar rumah, bekerja di kantor, atau menggunakan transportasi umum.
Antis dapat menjadi pilihan praktis untuk membantu membersihkan tangan ketika kamu tidak memiliki akses langsung ke sabun dan air karena dapat menghilangkan kuman hanya dengan 4 detik saja. Simpan Antis di tas agar lebih mudah digunakan setelah menyentuh berbagai fasilitas umum dan sebelum menyentuh wajah.
Jaga kebersihan tangan dan mulai kurangi kebiasaan menyentuh wajah tanpa sadar agar aktivitas sehari-hari tetap terasa nyaman dan higienis.