Tidur nyenyak bukan sekadar soal mata terpejam lebih cepat, tetapi juga tentang bagaimana tubuh dan pikiran benar-benar beristirahat. Saat anak kurang tidur, anak bisa menjadi lebih rewel, sulit fokus, dan mudah lelah keesokan harinya.
Karena itu, orang tua perlu memahami cara agar anak tidur nyenyak dengan membangun rutinitas yang tepat, termasuk menerapkan aturan sebelum tidur anak secara konsisten setiap malam. Mari simak pembahasan lengkapnya dalam artikel ini!
Beberapa kebiasaan dan kondisi berikut sering menjadi penyebab anak sulit tidur:
Jika durasi tidur siang berlebihan atau mendekati malam, rasa kantuk anak akan berkurang. Akibatnya, anak sulit mengantuk di jam tidur yang seharusnya.
Makan terlalu dekat dengan waktu tidur atau memilih menu yang sulit dicerna bisa membuat perut terasa begah, kembung, atau bahkan sembelit. Kondisi ini sering membuat anak gelisah saat berbaring.
Anak yang melewatkan tidur siang atau terlalu banyak beraktivitas bisa mengalami kelelahan fisik dan mental. Tubuh yang terlalu capek justru membuat anak sulit rileks dan mudah terbangun di malam hari.
Terlalu lama menatap layar membuat otak anak terus aktif dan sulit masuk ke mode istirahat. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik di siang hari juga membuat energi anak belum habis saat malam tiba.
Anak yang baru belajar tidur di kamar terpisah sering merasa cemas dengan suasana gelap dan sepi. Rasa takut ditinggal orang tua juga bisa memicu anak menolak tidur.
Pengalaman mimpi yang menakutkan membuat anak enggan tidur karena takut mengalaminya lagi. Tontonan atau cerita yang terlalu menegangkan sebelum tidur juga bisa memicu hal ini.
Hal-hal di atas sebenarnya bisa diatasi dengan menerapkan aturan sebelum tidur anak secara teratur. Dengan begitu, anak akan terbiasa mempersiapkan diri untuk beristirahat setiap malam.
Baca juga: 7 Manfaat Tidur yang Cukup untuk Tubuh, Kamu Wajib Tahu!
Membuat rutinitas malam untuk anak tidak harus rumit. Berikut beberapa contoh aturan sebelum tidur malam yang sederhana dan mudah diterapkan di rumah:
Biasakan anak tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari agar jam biologisnya terbentuk dengan baik. Jadwal yang konsisten membantu tubuh anak mengenali waktu istirahat sehingga anak lebih mudah mengantuk di malam hari.
Sebaiknya semua aktivitas berat sudah selesai sekitar satu jam sebelum tidur. Waktu tersebut bisa digunakan untuk rutinitas ringan seperti bersih-bersih diri atau membaca buku.
Menyikat gigi sebelum tidur membantu membersihkan sisa makanan dan bakteri yang menumpuk sepanjang hari. Mulut yang bersih membuat anak lebih nyaman saat tidur dan menurunkan risiko sakit gigi.
Kebiasaan ini juga penting untuk melatih anak agar selalu menjaga kesehatan gigi sejak dini. Jika dilakukan rutin, anak akan terbiasa melakukannya tanpa perlu diingatkan.
Hentikan penggunaan TV, ponsel, atau tablet setidaknya 30–60 menit sebelum tidur. Cahaya dari layar dapat menghambat hormon melatonin yang berperan dalam rasa kantuk.
Selain membuat anak sulit terlelap, kebiasaan bermain gadget di malam hari juga bisa membuat anak sulit bangun pagi dan kurang segar keesokan harinya. Akan lebih baik jika seluruh anggota keluarga ikut menerapkan aturan ini agar anak lebih mudah mencontoh.
Mengganti pakaian dengan piyama bisa menjadi tanda sederhana bahwa waktu tidur sudah dekat. Rutinitas ini membantu anak beralih dari suasana bermain ke suasana istirahat sehingga bisa dijadikan aturan sebelum tidur anak.
Selain itu, pakaian tidur yang bersih dan nyaman juga membantu menjaga kebersihan tubuh dan mengurangi risiko iritasi atau rasa gerah saat tidur.
Membacakan cerita sebelum tidur membantu anak merasa lebih tenang dan aman. Kegiatan ini juga mendukung perkembangan bahasa, daya imajinasi, dan kemampuan berpikir anak.
Pilih cerita yang ringan dan menyenangkan agar anak tidak merasa takut. Momen ini juga bisa digunakan untuk mengobrol singkat tentang hari yang ia jalani sehingga anak lebih rileks secara emosional sebelum tidur.
Aturan sebelum tidur anak selanjutnya adalah mengajak anak membereskan kamar sebelum tidur agar lingkungan tidurnya bersih dan rapi. Kamar yang nyaman membantu anak lebih mudah rileks.
Usahakan suasana kamar redup, sejuk, dan tenang. Jika anak takut gelap, gunakan lampu tidur dengan cahaya lembut dan pastikan rumah tidak terlalu bising saat jam tidur.
Baca juga: Manfaat Tidur Siang untuk Anak: 7 Khasiat Utama
Hindari memberi makan besar terlalu dekat dengan waktu tidur. Idealnya, makan malam dilakukan 3–4 jam sebelumnya agar perut tidak terasa begah.
Batasi makanan atau minuman berkafein seperti cokelat, teh, atau soda. Jika anak lapar, pilih camilan ringan seperti buah atau segelas susu hangat.
Anak-anak umumnya memiliki cadangan energi yang besar. Jika sepanjang hari anak kurang bergerak atau tidak punya aktivitas yang berarti, tubuhnya belum cukup lelah saat malam tiba sehingga anak lebih sulit mengantuk.
Agar tidur malam lebih mudah, pastikan kamu mengisi waktu pagi hingga sore dengan kegiatan yang bermanfaat seperti bermain di luar atau membantu tugas ringan di rumah.
Selain itu, perhatikan juga durasi tidur siangnya karena tidur siang terlalu lama atau terlalu sore juga bisa membuat anak sulit tidur tepat waktu di malam harinya.
Jadi, menerapkan aturan sebelum tidur anak secara konsisten bukan hanya memudahkan anak terlelap, tetapi juga memberikan banyak manfaat mematuhi aturan sebelum tidur.
Misalnya suasana hati yang lebih stabil, daya tahan tubuh yang lebih baik, dan kemampuan belajar yang meningkat.
Agar waktu tidur anak semakin nyaman, pastikan kamar tidur bebas dari gangguan, termasuk ancaman nyamuk. Gunakan Force Magic dari Enesis Group untuk membantu melindungi anak dari gigitan nyamuk di malam hari sehingga tidurnya lebih tenang dan berkualitas.
Namun, perhatikan juga aturan penggunaannya. Sebaiknya lakukan penyemprotan saat anak tidak berada di dalam ruangan, lalu buka ventilasi selebar mungkin agar sirkulasi udara lancar.
Tunggu beberapa saat hingga ruangan benar-benar aman sebelum digunakan kembali. Dengan begitu, perlindungan dari nyamuk tetap efektif tanpa mengurangi kenyamanan dan keamanan si kecil saat tidur. Yuk, sediakan Force Magic di rumah sekarang!
Baca juga: Tidur Setelah Subuh: Dampak bagi Kesehatan & Produktivitas