Setiap orang tentu punya alasan pindah kerja yang berbeda, baik karena pertimbangan profesional maupun personal. Namun, saat alasan tersebut ditanyakan dalam interview kerja, menjawabnya tidak selalu mudah.
Jawaban yang kurang tepat bisa terdengar negatif, seolah menjelekkan perusahaan atau atasan sebelumnya, dan hal ini dapat memengaruhi penilaian recruiter. Oleh karena itu, penting untuk menyampaikan alasan pindah kerja secara jujur, jelas, dan tetap positif agar mencerminkan sikap profesional serta kesiapan menghadapi tantangan baru.
Lalu, alasan seperti apa yang sebenarnya bisa diterima saat interview? Simak pembahasannya sampai selesai agar kamu lebih percaya diri saat menjawab pertanyaan penting ini.
Berikut beberapa alasan pindah kerja yang umumnya masuk akal dan dapat diterima saat interview:
Salah satu contoh alasan pindah kerja yang bisa kamu sampaikan adalah mendapatkan tawaran yang lebih baik. Kesempatan kerja yang lebih baik terkadang datang tanpa kamu cari.
Misalnya, kamu dihubungi lewat LinkedIn karena personal branding yang dibangun dinilai menarik, lalu ditawari kompensasi lebih tinggi. Kondisi ini wajar dijadikan alasan saat recruiter menanyakan ketertarikanmu untuk melanjutkan proses tawaran kerja tersebut.
Jika di tempat kerja saat ini jenjang karier terasa kurang jelas, wajar bila kamu mulai mencari perusahaan yang memberi peluang berkembang lebih baik. Kejelasan arah karier penting untuk menunjang pertumbuhan profesional dalam jangka panjang.
Alasan ini juga bisa menjadi jawaban interview alasan pindah kerja yang aman, misalnya dengan menyampaikan bahwa kamu ingin bergabung di perusahaan yang memiliki jalur karier terstruktur dan peluang pengembangan diri yang jelas.
Jika kamu merasa pekerjaan saat ini kurang sesuai, pindah jalur karier adalah hal yang wajar. Meski berpindah ke bidang baru tentu memiliki tantangan, saat interview kamu bisa menekankan transferable skills serta pengalaman berharga dari pekerjaan sebelumnya yang tetap relevan.
Mencari lingkungan kerja baru juga bisa menjadi alasan pindah kerja yang baik. Namun, pastikan alasannya disampaikan dengan positif tanpa menjelekkan perusahaan sebelumnya.
Kamu bisa menyebut keinginan untuk bekerja di lingkungan yang lebih dinamis, bergabung dengan tim yang lebih besar, atau berada di perusahaan dengan interaksi sosial yang lebih aktif, sambil menjelaskan bagaimana hal tersebut mendukung perkembangan kariermu.
Baca juga: Contoh Pertanyaan Interview User dan Jawabannya Untuk Latihan, Biar Gak Blank Saat Ditanya!
Jika peluang promosi di tempat kerja saat ini terasa sangat terbatas meski kamu sudah loyal, mencari kesempatan untuk berkembang menjadi alasan yang wajar. Banyak profesional memilih pindah kerja karena merasa sudah kompeten dan siap mengemban tanggung jawab di level yang lebih tinggi.
Setiap perusahaan memiliki kultur kerja yang berbeda, mulai dari nilai hingga cara berinteraksi sehari-hari. Jika budaya di tempat kerja saat ini terasa kurang cocok dengan caramu bekerja, hal tersebut wajar dijadikan alasan pindah kerja.
Meski kamu menyukai pekerjaan saat ini, bukan berarti posisinya sudah sejalan dengan career goal-mu. Ketika jenjang karier tidak jelas dan ruang belajar terasa terbatas, mencari pekerjaan yang memberi tantangan baru dan membantu mengembangkan skill lebih dalam menjadi alasan pindah kerja yang wajar.
Keinginan melanjutkan pendidikan juga bisa menjadi alasan pindah kerja. Beberapa perusahaan memberi dukungan, seperti cuti studi atau bantuan biaya pendidikan sehingga resign belum tentu menjadi pilihan utama.
Oleh karena itu, penting untuk mengecek kebijakan perusahaan agar kamu bisa menentukan langkah terbaik bagi karier ke depannya.
Kebutuhan akan fleksibilitas waktu, baik untuk urusan keluarga maupun pendidikan, bisa menjadi alasan pindah kerja yang wajar. Kamu dapat menyampaikannya sebagai keinginan mencari jadwal kerja yang lebih fleksibel agar tanggung jawab pribadi dan profesional tetap seimbang.
Baca juga: Apa Itu Walk In Interview? Ketahui Contoh Pertanyaannya!
Keinginan untuk bekerja di perusahaan yang lebih besar juga bisa menjadi salah satu alasan pindah kerja.
Selain bisa memperluas jaringan profesional, pengalaman di perusahaan dengan reputasi kuat dapat memperkaya portofolio dan membuka lebih banyak peluang untuk perkembangan karier jangka panjang.
Perubahan domisili sering kali membuat seseorang perlu mencari pekerjaan di lokasi yang lebih dekat dengan tempat tinggal. Alasan ini wajar karena dapat mengurangi waktu perjalanan dan membantu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Keinginan terlibat dalam proyek yang lebih menantang dan menarik juga bisa menjadi alasan pindah kerja. Kesempatan ini dapat meningkatkan motivasi sekaligus kepuasan kerja sehingga wajar jika kamu mencarinya di perusahaan lain.
Itu dia beberapa alasan pindah kerja yang bisa kamu sampaikan saat interview agar jawabanmu tetap terdengar profesional dan positif. Dengan persiapan yang matang, kamu bisa lebih percaya diri saat menjawab pertanyaan recruiter dan menunjukkan kemampuan terbaikmu.
Jika kamu sedang mencari peluang karier baru, pastikan perusahaan yang kamu tuju mampu mendukung perkembangan diri dan pertumbuhan karier.
Enesis Group hadir dengan suasana kerja yang asik dan anti-toxic, didukung brand yang jelas dan tepercaya, proyek yang menantang, serta jenjang karier yang terjamin. Tak perlu ragu berkarier di Enesis karena kiprahnya telah terbukti sejak 1988.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai perjalanan karier yang lebih healthy & happy bersama Enesis!
Baca juga: 5 Cara Perkenalan Diri saat Interview untuk Fresh Graduate, Wajib Catat!