Scrubber – Pernah bangun tidur tapi badan justru terasa pegal atau leher kaku? Bisa jadi bukan soal kasur atau bantal yang salah, melainkan posisi tidur yang belum tepat. Posisi tidur yang baik untuk kesehatan ternyata punya peran besar terhadap kualitas istirahat dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Pada dasarnya, tidur adalah cara tubuh memulihkan diri setelah beraktivitas seharian. Namun, tidak semua orang tahu posisi yang baik untuk kesehatan mereka.
Pasalnya, cara tidur sangat memengaruhi seberapa baik kita bisa beristirahat dan dapat menjaga kesehatan. Jika dilakukan dengan posisi yang salah, kamu justru bisa bangun dengan tubuh yang lebih lelah daripada sebelum tidur. Tidak hanya itu, kebiasaan tidur dalam posisi yang buruk juga bisa memicu berbagai efek kurang tidur jangka panjang yang perlu kamu waspadai.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui beberapa posisi tidur yang baik agar dapat membantu kita beristirahat dengan baik dan mendukung kesehatan tubuh.
Berikut ini adalah beberapa posisi tidur yang baik disertai dengan penjelasannya. Yuk, simak!
Tidur dalam posisi yang tidak baik dapat memengaruhi aliran udara ke paru-paru dan bisa menyebabkan berbagai masalah lainnya.
Jadi, sangat penting untuk mengetahui posisi tidur yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh kamu. Nah, berikut ini beberapa posisi tidur yang baik untuk kesehatan.
Posisi tidur yang baik pertama adalah telentang. Posisi ini dapat membantu menjaga kesehatan tulang belakang sekaligus meredakan ketidaknyamanan pada punggung, bahu, atau leher yang sakit.
Namun, tidur telentang tidak cocok untuk semua orang. Jika kamu memiliki kifosis, posisi ini mungkin akan terasa tidak nyaman dan bisa menyebabkan sakit leher. Kifosis adalah salah satu jenis kelainan yang terjadi ketika tulang belakang bagian atas melengkung sehingga menimbulkan postur bungkuk pada penderitanya.
Selain itu, tidur dalam posisi telentang juga bisa menyebabkan mengorok saat tidur. Hal ini terjadi karena gaya gravitasi bumi dapat membuat lidah bergeser ke belakang dan menghambat aliran saluran pernapasan.
Baca juga: 12 Tips Tidur Tenang dan Nyenyak, Bebas dari Insomnia!
Sebagian orang cenderung menyukai posisi tidur menyamping karena dianggap nyaman. Menyamping adalah salah satu posisi tidur yang baik karena memiliki beberapa manfaat kesehatan.
Ketika tidur miring ke kiri, manfaat yang bisa kamu rasakan antara lain meningkatkan sirkulasi darah ke jantung dan mengurangi risiko heartburn. Sementara itu, posisi tidur miring ke kanan melindungi jantung dari tekanan organ tubuh lain.
Posisi tidur miring juga bisa membantu mencegah sakit leher, sakit punggung, mengurangi dengkuran, dan gangguan tidur yang menyebabkan napas terhenti.
Ibu hamil juga disarankan untuk tidur menghadap ke sisi kiri karena membantu peredaran darah dan meningkatkan aliran oksigen ke janin.
Meskipun demikian, posisi tidur miring tidak selalu cocok untuk semua orang, terutama bagi yang memiliki masalah kesehatan tertentu. Sebagai contoh, tidur menghadap ke sisi kanan bisa memicu asam lambung naik dan menyebabkan heartburn, batuk, dan sensasi asam pada mulut.
Baca juga: Posisi Tidur saat Sakit Pinggang agar Lebih Nyaman Beristirahat
Meski sering dianggap kurang ideal, posisi tidur tengkurap tetap memiliki situasi tertentu di mana posisi ini bisa bermanfaat. Misalnya bagi orang yang memiliki masalah mendengkur, tidur tengkurap bisa membantu mendorong lidah ke depan sehingga aliran napas lebih terbuka dan dengkuran berkurang.
Namun, posisi ini tidak direkomendasikan untuk semua orang. Tidur tengkurap dalam jangka panjang bisa menyebabkan ketidaksejajaran tulang belakang dan leher, serta memicu rasa nyeri saat bangun pagi. Bagi bayi, posisi ini juga berisiko meningkatkan kejadian SIDS atau Sindrom Kematian Mendadak pada Bayi karena dapat menghambat pernapasan.
Baca juga: Tidur Tengkurap: Ini Manfaat & Bahayanya bagi Kesehatan
Posisi tidur yang baik untuk bayi adalah telentang, karena jika tengkurap atau miring, dianggap berisiko dan bisa mengganggu pernapasan mereka. Tidur miring juga dapat meningkatkan risiko Sindrom Kematian Mendadak pada bayi (SIDS). Sementara itu, posisi tidur yang baik untuk ibu hamil adalah menghadap ke sisi kiri.
Sementara itu, posisi tidur yang baik untuk ibu hamil adalah menghadap ke sisi kiri. Hal ini dapat meningkatkan aliran darah ke plasenta dan bayi dalam kandungan serta menghindari tekanan pada organ hati.
Lalu, kenapa bumil lebih nyaman tidur miring ke kanan? Jawabannya terkait dengan cara tubuh merespons tekanan pada area punggung yang terus membesar seiring usia kehamilan.
Baca juga: Kenapa bumil lebih nyaman tidur miring ke kanan
Jika merasa kurang nyaman tidur menghadap ke sisi kiri, menghadap ke kanan sesekali dapat membantu mengurangi tekanan pada pinggul kiri. Ibu hamil juga bisa menggunakan bantal di bawah punggung untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman selama tidur.
Itulah panduan posisi tidur yang baik beserta kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ingat, tidak ada satu posisi yang cocok untuk semua orang karena setiap tubuh memiliki kebutuhan yang berbeda. Sesuaikan dengan kondisi dan kenyamanan tubuhmu agar bangun tidur badan tidak terasa pegal dan aktivitas harian tetap terjaga.
Dengan memilih posisi tidur yang benar, kualitas istirahat pun jadi meningkat, yang akhirnya turut memengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Nah, selain dengan memilih posisi tidur yang baik, menjaga kesehatan juga dapat dilakukan dengan mengonsumsi Scrubber. Scrubber adalah minuman yang terbuat dari sari jeruk asli dan memiliki manfaat untuk menjaga daya tahan tubuh.
Selain itu, Scrubber juga baik dalam menjaga sistem pencernaan karena mengandung probiotik atau bakteri baik dan bermacam serat.
Jadi tunggu apa lagi? Yuk, selalu sedia Scrubber untuk membuat kesehatan sistem pencernaan kamu tetap terjaga. Healthy product for healthy family!
Baca juga: 8 Manfaat Tidur Siang bagi Kesehatan Tubuh Maupun Mental