Menjaga kesehatan saat naik transum setiap hari bisa dilakukan dengan beberapa kebiasaan sederhana, seperti memilih posisi yang nyaman, menjaga kebersihan tangan, hingga menggunakan masker saat diperlukan.
Perjalanan setiap hari memang dapat memberikan tantangan bagi kesehatan. Berdesakan saat jam sibuk, berdiri cukup lama, berpindah kendaraan, hingga harus berjalan dari stasiun menuju kantor dapat membuat tubuh lebih cepat lelah.
Belum lagi, transportasi umum merupakan ruang yang digunakan bersama. Kamu bisa bertemu banyak orang dan menyentuh fasilitas yang juga digunakan oleh penumpang lain.
Karena itu, menerapkan kebiasaan untuk menjaga kesehatan saat commuting penting dilakukan, terutama jika perjalanan menggunakan transum menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.
Baca Juga: 5 Jenis Bakteri yang Sering Menempel di Tangan
Menjaga kebersihan menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan naik transum, terutama karena banyak fasilitas digunakan bersama. Inilah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk jaga kebersihan saat commuting:
Pegangan dalam kendaraan digunakan oleh banyak orang. Setelah menyentuhnya, biasakan membersihkan tangan sebelum makan atau menyentuh wajah.
Mencuci tangan dapat menjaga kesehatan serta mencegah penyebaran infeksi saluran pernapasan dan diare, menurut CDC. Jadi, jika memungkinkan, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah sampai di tempat tujuan.
Ketika tidak menemukan wastafel, hand sanitizer dapat menjadi pilihan praktis. Simpan hand sanitizer dalam tas atau tempat yang mudah dijangkau agar kamu tidak perlu repot mencarinya saat dibutuhkan.
Tangan bisa menyentuh berbagai permukaan selama perjalanan. Karena itu, usahakan tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum membersihkan tangan.
Kebiasaan ini mungkin terdengar sepele, tetapi penting diperhatikan karena wajah merupakan area yang cukup sering disentuh tanpa disadari.
Jika ingin makan atau ngemil selama perjalanan, pastikan tangan sudah dibersihkan terlebih dahulu.
Sebaiknya gunakan fasilitas makan di tempat yang sesuai dan hindari makan sambil berdiri di kendaraan yang penuh jika kondisi tidak memungkinkan.
Masker dapat digunakan sebagai perlindungan tambahan ketika berada di area yang ramai, terutama jika kamu atau orang di sekitar sedang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.
Jika sedang tidak enak badan, menggunakan masker juga merupakan bentuk pertimbangan terhadap orang lain di ruang publik.
Baca Juga: 7 Cara Menghaluskan Telapak Tangan yang Kasar secara Alami
Beberapa transum hacks berikut dapat membantu membuat perjalanan harian lebih efisien. Berikut ini beberapa di antaranya:
Jika memiliki pilihan, pertimbangkan memilih gerbong atau area yang tidak terlalu penuh. Ruang yang lebih lega membuat kamu lebih mudah bergerak dan tidak perlu terus-menerus berhimpitan dengan penumpang lain.
Pada jam sibuk, memang tidak selalu memungkinkan untuk mendapatkan area yang sepi. Namun, jika ada beberapa pilihan, memilih area dengan kepadatan lebih rendah bisa membuat perjalanan lebih nyaman.
Jika harus berdiri, pilih posisi yang tidak berada tepat di jalur penumpang keluar dan masuk. Selain membuat perjalanan lebih nyaman, kebiasaan ini juga membantu menjaga sirkulasi penumpang agar tidak terlalu terganggu.
Pegang handle atau pegangan dengan stabil, terutama ketika kendaraan sedang bergerak atau mengerem.
Jika perjalanan cukup jauh dan tersedia tempat duduk, manfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurangi beban pada kaki.
Namun, tetap perhatikan prioritas tempat duduk yang ditetapkan oleh operator transportasi, misalnya untuk lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, atau penumpang dengan kebutuhan khusus.
Berdiri dekat pintu bisa menjadi pilihan jika kamu memang akan segera turun. Dengan begitu, kamu tidak perlu menerobos penumpang ketika stasiun tujuan sudah dekat.
Jika masih akan menempuh beberapa stasiun, lebih baik memilih posisi yang tidak menghalangi akses keluar-masuk.
Berdiri tepat di depan pintu ketika belum waktunya turun bisa membuat proses penumpang keluar dan masuk menjadi kurang nyaman.
Selain itu, kamu juga berisiko terdorong ketika penumpang lain bergerak keluar. Pilih area berdiri yang lebih aman dan tidak menghambat jalur.
Jika sudah mengetahui stasiun yang sering digunakan, coba perhatikan posisi tangga atau eskalator dari masing-masing gerbong.
Mengetahui posisi ini bisa menghemat waktu dan tenaga karena kamu tidak perlu berjalan terlalu jauh setelah turun. Strategi kecil seperti ini cukup berguna jika dilakukan setiap hari.
Baca Juga: 5 Penyakit Ini Bisa Menyebar Lewat Sentuhan Tangan
Menjaga kesehatan saat commuting bukan hanya soal kebersihan. Mengelola energi selama perjalanan juga penting agar tubuh tidak terlalu cepat lelah.
Semakin berat tas, semakin besar beban yang harus dibawa sepanjang perjalanan. Sebelum berangkat, periksa kembali barang-barang di dalam tas. Bawa hanya barang yang benar-benar dibutuhkan agar perjalanan terasa lebih ringan.
Jika mendapatkan tempat duduk, manfaatkan perjalanan untuk beristirahat. Kamu bisa memejamkan mata sejenak, mendengarkan musik dengan volume aman, atau sekadar duduk santai. Namun, tetap perhatikan barang bawaan dan kondisi sekitar agar tetap aman.
Setelah perjalanan panjang, lakukan peregangan ringan ketika sudah berada di tempat yang aman. Gerakan sederhana pada leher, bahu, punggung, dan kaki dapat membantu tubuh terasa lebih rileks setelah duduk atau berdiri dalam waktu lama.
Buat kamu yang commuting setiap hari, membawa produk kebersihan tangan yang praktis dapat membantu menjaga kebersihan tangan selama perjalanan. Ketika tidak memiliki akses langsung ke sabun dan air mengalir, Antis Double Action dapat menjadi pilihan hand sanitizer yang praktis digunakan saat bepergian.
Antis Double Action dirancang untuk membantu menjaga kebersihan tangan dan praktis dibawa selama commuting. Kamu bisa menyimpannya di dalam tas dan menggunakannya setelah menyentuh fasilitas umum seperti pegangan transportasi, tombol lift, atau benda yang sering disentuh bersama.
Meski praktis, hand sanitizer bukan pengganti cuci tangan dalam semua kondisi. Jika tangan terlihat kotor atau berminyak, sebaiknya tetap cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.