Astigmatisme atau mata silinder merupakan gangguan pada bentuk kornea mata yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Penderita mata silinder biasanya merasakan gejala seperti mata tegang, kesulitan membaca tulisan berukuran kecil, hingga sakit kepala.
Mata silinder dapat terjadi karena beberapa faktor, bisa dari genetik atau kebisaan yang kurang baik, misalnya terlalu sering membaca dalam kondisi gelap. Lantas, apakah ada cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko mata silinder? Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Mata silinder adalah salah satu gangguan refraksi yang menyebabkan kornea tidak mampu memfokuskan cahaya pada satu titik di retina sehingga tidak dapat dibiaskan dengan baik. Kondisi ini terjadi ketika bentuk kornea tidak cembung secara sempurna atau berbentuk oval sehingga membuat penglihatan tampak berbayang.
Perlu diketahui bahwa pada kondisi normal, lensa dan kornea mata memiliki bentuk bulat sempurna. Hal ini memungkinkan cahaya masuk, tertangkap, dan dibiaskan dengan baik. Oleh karena itu, penderita mata silinder umumnya akan memicingkan mata saat melihat objek, baik dari jarak dekat maupun jauh, untuk mencoba mendapatkan penglihatan yang lebih jelas.
Adapun beberapa gejala umum mata silinder adalah sebagai berikut:
Cara mengurangi mata silinder yang satu ini tergolong sederhana dan dapat dilakukan kapan saja, misalnya setiap pagi atau malam hari, untuk membantu mata memperoleh oksigen yang cukup.
Berikut adalah tahap-tahap cara mengurangi mata silinder dengan melatihnya berolahraga, yaitu:
Cara mengurangi mata silinder yang satu ini mungkin jarang diperhatikan oleh banyak orang. Penderita mata silinder cenderung lebih rentan mengalami infeksi pada kornea, sehingga sebaiknya hindari kebiasaan berbagi barang pribadi dengan orang lain.
Contohnya, menggunakan bantal, guling, atau handuk secara bergantian dapat meningkatkan risiko paparan bakteri yang berpotensi memperburuk kondisi mata.
Selain melakukan berbagai cara untuk mengurangi mata silinder dari luar, kamu juga dapat mendukung kesehatan mata dari dalam dengan mengonsumsi beragam makanan bergizi.
Adapun sejumlah jenis makanan bernutrisi yang baik bagi penderita mata silinder, antara lain yaitu:
Setelah kamu memahami penyebabnya, mungkin muncul pertanyaan; Apakah mata silinder bisa sembuh? Ya, mata silinder dapat disembuhkan namun hanya melalui prosedur operasi.
Kendati demikian, ada sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk membantu penderita mata silinder melihat memiliki kemampuan penglihatan lebih baik dan meminimalkan gejalanya. Cara-cara tersebut, antara lain:
Salah satu cara paling umum untuk mengurangi mata silinder adalah dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak khusus. Agar tidak salah memilih, sebaiknya lakukan pemeriksaan terlebih dahulu ke dokter mata atau optik, sehingga lensa yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi penglihatan.
Jenis lensa kontak yang umumnya digunakan untuk penderita mata silinder adalah toric lens. Lensa ini dirancang khusus untuk membelokkan cahaya dengan tepat, sehingga penglihatan menjadi lebih jelas.
Namun, perlu dipahami bahwa penggunaan kacamata atau lensa kontak bukan berarti mata silinder dapat sembuh total. Alat bantu ini hanya berfungsi untuk meningkatkan kemampuan penglihatan, bukan mengembalikan kondisi mata menjadi normal sepenuhnya.
Baca juga: Ini 10 Cara Mengatasi Mata Merah dengan Mudah dan Efektif
Salah satu metode medis untuk menyembuhkan mata silinder adalah melalui operasi lasik. Tindakan ini dilakukan dengan menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea, sehingga cahaya dapat difokuskan tepat ke retina bagian dalam. Operasi lasik juga membantu memperbaiki bentuk kornea yang tidak teratur agar kembali mendekati normal.
Namun, sebelum menjalaninya, sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mata guna memastikan kondisi mata kamu sesuai untuk prosedur ini.
Baca juga: 8 Manfaat Vitamin A untuk Kesehatan, Ini Aturan Konsumsinya!
Berbeda dengan metode sebelumnya, operasi refraktif merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi mata silinder yang sudah tergolong parah.
Sama halnya dengan operasi lasik, prosedur ini juga menggunakan teknologi laser untuk memperbaiki bentuk kornea mata agar kembali membulat dengan lebih sempurna.
Umumnya, beberapa metode operasi refraktif yang biasanya dilakukan sebagai cara menyembuhkan mata silinder, di antaranya adalah:
Setelah mengetahui berbagai cara mengurangi mata silinder, kamu juga bisa melakukan sejumlah tips berikut untuk mencegah kondisi semakin buruk, antara lain yaitu:
Itulah beberapa cara mengurangi risiko mata silinder beserta tips sederhana untuk mencegah kondisinya agar tidak semakin memburuk. Dari penjelasan di atas, hal terpenting yang perlu dilakukan adalah menghindari kebiasaan yang kurang baik, misalnya membaca dalam kondisi pencahayaan minim.
Selain itu, menjaga daya tahan tubuh juga sama pentingnya agar kesehatan mata tetap terjaga dan tubuh tidak mudah terserang penyakit.
Sebagai alternatif, kamu bisa mengonsumsi suplemen herbal kesehatan seperti Amunizer. Produk ini memiliki kandungan lengkap yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh secara optimal, antara lain vitamin C, zinc, dan ekstrak herbal.
Dengan kombinasi tersebut, Amunizer bisa kamu andalkan untuk membantu menjaga sistem imun tubuh.
Tunggu apa lagi? Segera lindungi kesehatan kamu dan keluarga dengan konsumsi Amunizer secara rutin! Healthy product for healthy family!
Baca juga: 8 Manfaat Vitamin B6 dan Jumlah Asupan yang Dibutuhkan!