cara mengubah diri menjadi lebih baik
Januari 23, 2026 Artikel

Ini Cara Mengubah Diri Menjadi Lebih Baik, Mulai dari Sekarang!

Banyak orang mengungkapkan keinginannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Keinginan tersebut biasanya dituangkan dalam bentuk resolusi tahun baru, jurnal pribadi, ataupun dalam percakapan sehari-hari. Namun, ketika diminta menjabarkan cara mengubah diri menjadi lebih baik, tak sedikit yang kesulitan membayangkan contoh tindakan nyatanya. 

Oleh karena itu, artikel ini hadir untuk membantumu memulai perjalanan perbaikan diri dengan langkah-langkah yang lebih nyata dan praktis. Pastikan kamu menyimak penjelasannya dan menerapkan dalam kehidupanmu, ya!

Cara Mengubah Diri Menjadi Lebih Baik

Untuk menjadi pribadi yang lebih baik, dibutuhkan kemauan dan komitmen yang kuat untuk menjalani cara-cara berikut ini:

1. Menggali Potensi Diri

Untuk menggali potensi diri, coba kenali dirimu dari nilai-nilai hidup, kekuatan dan keterbatasan, serta hal-hal yang disukai maupun tidak disukai. 

Salah satu cara efektif untuk menggali potensi diri adalah banyak mencoba hal baru. Melalui pengalaman tersebut, kamu dapat mengenali kemampuan, minat, dan respon diri terhadap situasi tertentu yang sebelumnya belum pernah dihadapi.

Saat mencoba hal baru, penting untuk mengembangkan sikap open-minded. Caranya dengan menghargai perbedaan dan terbuka terhadap sudut pandang baru. Selain menjadi cara mengubah mindset diri sendiri, cara ini juga bisa membantumu melihat potensi yang selama ini belum disadari.

Baca juga: Pengertian Self Care dan Manfaatnya untuk Kesehatan Mental

2. Menentukan Visi dan Misi yang Jelas

Visi adalah tujuan, sedangkan misi adalah langkah untuk mencapainya. Keduanya dibutuhkan agar proses pengembangan diri memiliki arah yang jelas. Maka, kamu perlu menjabarkannya menjadi langkah yang konkret. 

Sebagai contoh, kamu ingin mengembangkan kemampuan mengelola waktu. Visi atau tujuannya perlu dibuat spesifik, misalnya “ingin bisa menjalankan berbagai tanggung jawab tanpa kewalahan.” Adapun misinya juga perlu dibuat konkret, seperti membuat skala prioritas, menerapkan time blocking, dan membatasi distraksi.

3. Mengelola Waktu dengan Efisien

Mengingat waktu tidak dapat diputar kembali, kamu harus mengelolanya dengan bijak dan efisien. Dengan manajemen waktu yang baik, kamu bisa menuntaskan kewajiban dan masih mempunyai ruang untuk mengembangkan diri.

Salah satu langkah efektif untuk mengelola waktu adalah menyusun jadwal kegiatan. Jadwal akan sangat membantu pengelolaan waktu, terutama jika kamu memiliki banyak tugas atau tanggung jawab. Sebab, kamu bisa meminimalkan risiko kewalahan ketika mengerjakannya.

Selain menyusun jadwal, kurangi aktivitas yang berpotensi menguras waktu, seperti, scrolling media sosial, diskusi yang kurang berfaedah, dan terlalu lama mengerjakan suatu hal karena mengejar kesempurnaan.

4. Menjaga Tanggung Jawab

Seluruh aspek kehidupan perlu dijalani dengan tanggung jawab, mulai dari ranah personal, sosial, hingga profesional. Tanggung jawab dalam ranah personal tercermin dari kemampuan mengelola diri sendiri, seperti menjaga komitmen dan menyadari konsekuensi dari pilihan hidup.

Adapun dalam hubungan sosial, tanggung jawab ditunjukkan dengan menaati norma, berkontribusi secara positif, dan menghadapi konflik secara dewasa. Sementara itu, tanggung jawab di ranah profesional terlihat dari sikap menjaga integritas dan kedisiplinan mengerjakan tugas.

Sikap bertanggung jawab tak hanya mengantarkan pada versi diri yang lebih baik, tetapi juga membantumu menjaga hubungan yang sehat dan mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

5. Menjalin Relasi Sosial yang Positif

Sebagai makhluk sosial, tentu manusia perlu menjalin relasi sosial yang positif dan mendukung pengembangan diri. Relasi sosial yang positif tidak diukur dari banyaknya kenalan, melainkan dari adanya koneksi bermakna dan sikap saling mendukung.

Untuk menjalin relasi sosial yang seperti ini, kamu bisa bergabung dengan komunitas sesuai minat. Di sana, kamu akan bertemu orang-orang dengan tujuan dan nilai yang sama sehingga hubungan akan terasa lebih kuat. 

Menjalin relasi sosial juga dapat menjadi cara mengubah sifat diri sendiri yang cukup efektif. Melalui interaksi dengan orang lain, kamu dapat melihat dampak dari sikap, kebiasaan, serta caramu berkomunikasi. Feedback yang kamu terima akan membantumu menyadari sifat-sifat yang perlu diperbaiki agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Baca juga: 6 Cara Menghilangkan Pikiran Negatif, Simpel Tapi Efektif Lho!

6. Mensyukuri Setiap Keadaan

Meski terdengar klise, nyatanya rasa bersyukur memang bisa membantumu lebih tenang menjalani hidup. Kamu bisa lebih fokus pada apa yang ada saat ini, bukan menuntut hal-hal yang bukan atau belum waktunya kamu miliki.

Ada beberapa tanda kebersyukuran, di antaranya jarang mengeluh, selalu melihat sisi terbaik dari segala hal, tidak sombong, dan tidak pernah merasa rendah diri. Kebersyukuran bisa ditunjukkan dengan menjalankan ritual keagamaan dan suka berbagi kepada orang lain.

7. Berani Keluar dari Zona Nyaman

Beberapa orang mungkin enggan keluar dari zona nyaman dengan dalih mensyukuri kondisi yang sudah ada. Padahal, meskipun namanya zona nyaman, kamu tak boleh terjebak di dalamnya terus menerus. 

Keluar dari zona nyaman merupakan cara mengubah diri menjadi lebih baik dan dewasa. Pasalnya, kamu harus belajar mengendalikan rasa takut dan berhadapan dengan hal yang tidak pasti.

Meskipun demikian, kamu tetap harus memperhitungkan risiko dan memahami kebutuhan diri. Dengan cara ini, langkah pengembangan diri akan berjalan lebih efektif, bukan sekadar mencoba-coba tanpa tujuan.

8. Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

Kesehatan fisik dan mental merupakan modal utama dalam menjalankan cara-cara di atas. Maka, menjaga tubuh agar tetap sehat bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. 

Kesehatan fisik dapat diraih dengan menjalani pola hidup sehat, yaitu mengonsumsi makanan bernutrisi lengkap, istirahat cukup, dan rutin melakukan aktivitas fisik. Sementara kesehatan mental bisa diusahakan dengan mengelola stres dan ekspektasi terhadap diri sendiri serta melakukan hobi.

Menjadi pribadi yang lebih baik memang harus, tetapi pastikan kamu melakukan setiap prosesnya sesuai kesanggupan, ya.

Sekian penjelasan mengenai cara mengubah diri menjadi lebih baik. Ingat, jangan hanya semangat di awal, ya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu membutuhkan komitmen kuat dan usaha ekstra.

Sebab, mengubah diri menjadi lebih baik bukanlah proses instan. Ada kalanya, kamu perlu berhenti sejenak, menarik napas, dan mendengarkan diri sendiri. Tujuannya agar kamu bisa melangkah dengan lebih sadar.

Di momen refleksi seperti ini, Plossa bisa menemani dengan aromaterapi praktis yang membantu menenangkan pikiran. Saat tubuh dan pikiran lebih rileks, proses mengenali dan menerima diri pun terasa lebih ringan.

Plossa Press & Soothe Aromatics dari Enesis Group hadir dengan manfaat multifungsi 4 in 1, yaitu pijat, kerok, roll on, dan inhaler.

Healthy product for healthy family ini layak menjadi amunisi wajib untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental. Sebab, kandungan eucalyptus, peppermint, menthol, dan essential oil mampu memberikan kesegaran ekstra dan melegakan pernapasan. 

Kemasannya yang praktis juga membuatnya cocok dijadikan sebagai partner bepergian. Untuk pikiran yang lebih jernih dan tubuh yang lebih rileks dalam segala situasi, yuk hirup Plossa dulu!

Baca juga: 10 Rekomendasi Buku Self Improvement Terbaik, Baca Sekarang!

Related article