Berikut Rumus Kebutuhan Cairan Dewasa dan Cara Hitungnya!
Reviewed by: dr. Anggi Medita

Reviewed by: dr. Anggi Medita
Air adalah hal esensial yang tidak dapat terpisahkan dari kebutuhan sehari-hari. Sekitar 50–60% tubuh orang dewasa tersusun atas air, sedangkan pada anak-anak jumlahnya bahkan bisa mencapai 70–85%.
Kamu mungkin pernah mendengar pernyataan bahwa manusia dapat bertahan beberapa hari tanpa makanan, tetapi tidak dapat bertahan lebih dari satu hari tanpa air.
Statement tersebut menyatakan sangat pentingnya peran air dalam tubuh kita. Agar kesehatan tetap terjaga, kamu perlu memastikan asupan cairan harian selalu tercukupi. Kekurangan asupan cairan dapat menyebabkan dehidrasi yang bisa memicu gejala tidak nyaman, seperti lemas.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai rumus kebutuhan cairan orang dewasa dan cara perhitungannya, yuk baca artikel berikut hingga akhir!
Kebutuhan cairan tubuh tentunya akan berbeda pada setiap individu, tergantung beberapa faktor yang memengaruhinya. Berikut faktor-faktor dapat memengaruhi seberapa besar kebutuhan cairan tubuh:
Lingkungan adalah salah satu faktor yang dapat memengaruhi kebutuhan air seseorang, mengapa demikian?
Seseorang yang hidup di tempat dengan kondisi cuaca panas dan kering lebih membutuhkan banyak air dibandingkan sesorang yang hidup di tempat yang dingin dan lembap.
Hal ini dikarenakan cuaca yang panas meningkatkan produksi keringat yang pada akhirnya menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan. Kondisi dehidrasi juga lebih banyak terjadi pada seseorang yang tinggal pada daerah dengan cuaca panas.
Baca juga: Cuaca Panas, Waspada Bahaya Dehidrasi Pada Tubuh
Selain kondisi lingkungan, intensitas aktivitas fisik yang dilakukan juga dapat mempengaruhi kebutuhan cairan harian. Tentunya seseorang yang lebih banyak melakukan aktivitas fisik dan berkeringat, membutuhkan konsumsi air yang lebih banyak.
Beberapa kondisi tertentu seperti demam, muntah atau diare memungkinkan tubuh kehilangan lebih banyak cairan, oleh karena itu kebutuhan akan cairan juga akan meningkat.
Selain itu, beberapa penyakit seperti infeksi saluran kandung kemih dan gangguan kandung kemih lainnya juga memungkinkan kebutuhan akan cairan jadi meningkat.
Faktor yang mempengaruhi kebutuhan cairan selanjutnya adalah hamil dan menyusui. Untuk menjaga asupan cairan pada buah hati tercukupi dengan baik, ibu hamil dan ibu menyusui membutuhkan konsumsi cairan yang lebih tinggi.
Baca juga: Berapa Kebutuhan Serat Harian Tubuh? Ini Dia Penjelasannya
Karena kebutuhan cairan pada setiap individu pastinya berbeda, berikut adalah cara menghitung kebutuhan cairan yang dapat kamu terapkan:
Cara menghitung kebutuhan cairan berdasarkan berat badan menurut Holliday Segar biasanya digunakan dalam dunia medis. Perhitungannya bergantung pada berat badan individu dan dibagi ke dalam beberapa kategori sebagai berikut:
Berikut contoh perhitungan ketika seseorang memiliki berat badan 55 kg:
Jadi, total kebutuhan cairan hariannya yaitu 1.000 ml + 500 ml + 700 ml = 2.200 ml (2,2 liter)
Rumus Watson dapat digunakan untuk memperkirakan jumlah total air pada tubuh seseorang, dengan pendekatan ini kamu dapat melihat seberapa banyak perkiraan cairan yang dibutuhkan dalam satu hari.
Rumus untuk pria:
TBW (L) = 2,447 – (0,09145 × usia) + (0,1074 × tinggi (cm)) + (0,3362 × berat (kg))
Rumus untuk wanita:
TBW (L) = –2,097 + (0,1069 × tinggi (cm)) + (0,2466 × berat (kg))
Rumus ini memberikan hasil dalam liter, yaitu perkiraan total air yang terdapat dalam tubuh seseorang.
Australian dietary guidelines merekomendasikan jumlah konsumsi cairan harian berdasarkan umur, jenis kelamin dan kondisi khusus seperti kehamilan sebagai berikut:
Anak-anak dan Remaja
1-3 tahun: 1,4 Liter/hari
4-8 tahun: 1,6 Liter/hari
9-13 tahun: 1,9 – 2,2 Liter/hari
14-18 tahun: 2,2 – 2,7 Liter/hari
Dewasa
19-30 tahun: 2,8 – 3,4 Liter/hari
31-50 tahun: 2,8 – 3,4 Liter/hari
51-70 tahun: 2,8 – 3,4 Liter/hari
>70 tahun: 2,8 – 3,4 Liter/hari
IDAI merupakan singkatan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, IDAI merekomendasikan jumlah kecukupan air pada anak anak. Adapun kebutuhan cairan harian anak menurut IDAI adalah sebagai berikut:
Demikian penjelasan rumus kebutuhan cairan dewasa, cara perhitungan, dan faktor yang mempengaruhinya. Air adalah asupan yang sangat penting bagi tubuh, oleh karena itu konsumsi cairan sesuai dengan kebutuhan.
Kurangnya cairan tubuh dapat menimbulkan beberapa permasalahan, seperti tenggorokan kering, panas dalam, dan dehidrasi. Pada cuaca panas, jika konsumsi air putih saja tidak cukup membuat tenggorokan segar, kamu dapat mengonsumsi Adem Sari Herbal Lemon dari Enesis Group.
Dilengkapi dengan bahan herbal, jeruk nipis dan lemon yang tinggi vit C, Adem Sari dapat menjadi andalan mencegah dan meredakan tenggorokan kering. Yuk, siap sedia Adem Sari Herbal Lemon biar tenggorokan tetap adem!
Baca juga: Waspada Dampak Buruk Kekurangan Cairan Tubuh