April 28, 2022 Artikel

Cara Menghilangkan Bakteri dan Kuman pada Pakaian

Kispray – Kuman dan bakteri pada pakaian tentu menjadi masalah yang tidak boleh diabaikan. Sebab, keberadaan mikroorganisme seperti virus, jamur, dan bakteri pada pakaian bisa membahayakan kesehatan. Penelitian dari Wake Forest University School of Medicine North Carolina menyatakan bahwa pakaian yang berjamur dapat mengakibatkan berbagai macam masalah kesehatan, terutama terhadap kulit. Oleh karena itu, jamur, virus, dan bakteri harus dibasmi dari pakaian yang akan kita kenakan agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Lantas, apa saja cara menghilangkan bakteri pada pakaian?

5 Cara Menghilangkan Bakteri dan Kuman yang Menempel pada Pakaian

1. Cuci dengan Air Panas

Salah satu caramenghilangkan bakteri dan kuman pada pakaian adalah dengan mencuci pakaian menggunakan air panas. Menurut pendapat ahli yang dikutip dari The Indian Express, Mencuci pakaian dengan air panas pada suhu 55 – 60 oC dapat mencegah pakaian menjadi tempat yang potensial bagi kuman dan bakteri. Sementara itu, World Health Organization (WHO) merekomendasikan suhu air saat mencuci antara 60 – 90 oC agar dapat terhindar dari kuman dan bakteri.

Mesin cuci yang dilengkapi dengan pemanas built-in kini telah hadir dengan berbagai mode, seperti panas, hangat, bebas alergen, dll. Dengan mesin cuci ini, tentunya akan memudahkan pengguna dalam membasmi kuman dan bakteri yang menempel di pakaian. Jika menggunakan mesin cuci, pastikan untuk memperhatikan kebersihannya. Pasalnya, sebuah riset yang dilakukan oleh Dr. Alexandra Sowa dari New York-Presbyterian Hospital melaporkan bahwa mesin cuci dapat memindahkan virus ke pakaian.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bau Keringat di Baju, Mudah dan Ampuh!

2. Gunakan Detergen Antibakteri

Cara menghilangkan bakteri dan kuman yang menempel pada pakaian paling mudah adalah menggunakan detergen antibakteri pada saat mencuci. Apalagi, saat ini sudah banyak tersedia produk detergen yang dilengkapi dengan formula antibakteri dan antiseptik di dalamnya. Formula antibakteri dan antiseptik yang terkandung dalam detergen sangat efektif untuk membunuh kuman, virus, dan bakteri. Dalam memilih detergen, sebaiknya pilih produk dengan kandungan yang aman agar tidak membuat tangan mengalami iritasi.

3. Tambahkan Desinfektan Kimia

Center for Disease Control and Prevention (CDCP) melansir beberapa tips mencuci pakaian agar terhindar dari kuman dan bakteri. Salah satunya adalah menambahkan desinfektan kimia atau cairan antiseptik. Penggunaan desinfektan kimia direkomendasikan untuk jenis pakaian yang tidak cocok dengan suhu tinggi.

Desinfektan kimia umumnya mengandung klorin yang dapat membantu menyingkirkan bakteri. Hal ini sebagaimana yang dilansir dalam laman Chemial Safety Facts berjudul Chlorine yang menyatakan bahwa klorin mampu menghambat perkembangan mikroorganisme, sehingga dapat digunakan sebagai produk pembersih agar terhindar dari kuman penyakit.

4. Gunakan Pembersih dan Pelembut Pakaian

Apabila baju sudah dicuci sampai bersih, jangan lupa untuk membilas dan merendamnya kembali menggunakan produk pembersih dan pelembut pakaian. Nah, salah satu produk yang sangat direkomendasikan untuk digunakan adalah pembersih & pelembut pakaian Kispray. Produk pelembut Kispray sangat direkomendasikan karena ampuh untuk menghilangkan bau tidak sedap pada pakaian.

Selain itu, pembersih Kispray juga mengandung komposisi yang dapat membasmi sisa-sisa bakteri. Terlebih lagi, menggunakan Kispray akan membuat pakaian terasa sangat lembut dan halus. Maka dari itu, jangan lupa gunakan Kispray saat mencuci pakaian untuk mendapatkan berbagai manfaat tersebut.

5. Jemur di Bawah Sinar Matahari

Setelah selesai dicuci, pastikan untuk menjemur pakaian di bawah sinar matahari secara langsung. Hal ini bermanfaat untuk membantu proses sterilisasi alami pada pakaian. Sinar matahari memiliki radiasi elektromagnetik yang dikenal dengan istilah sinar ultraviolet. Para peneliti menyatakan bahwa sinar ultraviolet dapat membunuh bakteri pada pakaian hingga 99% saat terpapar sinar matahari.

Saat menjemur pakaian, pastikan pakaian mendapat paparan sinar yang cukup hingga benar-benar kering. Pasalnya, pakaian yang tidak kering sempurna atau masih lembap bisa menyebabkan bakteri semakin berkembang. Hal ini sejalan dengan pernyataan Dr. Charles Gerba dari University of Arizona bahwa lingkungan yang lembap untuk menjemur pakaian dapat menyebabkan bakteri pada pakaian tumbuh dengan cepat.

Nah, itulah beberapa cara menghilangkan bakteri dan kuman pada pakaian. Supaya hasilnya lebih sempurna, sebaiknya pakaian yang telah selesai dijemur juga disetrika. Suhu panas yang mengenai pakaian pada saat disetrika akan membantu membasmi sisa-sisa kuman atau bakteri yang menempel pada pakaian. Jangan lupa untuk menggunakan pembersih & pelembut pakaian Kispray agar pakaian yang disetrika semakin lembut dan wangi.

Baca juga: 9 Cara Merawat Jeans Hitam Agar Awet dan Tidak Cepat Pudar