Tata Cara Cek Kolesterol Mandiri di Rumah, Mudah dan Cepat!
Reviewed by: dr. Anggi Medita
Reviewed by: dr. Anggi Medita
Kolesterol merupakan salah satu kandungan lemak yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk pembentukan dan pemeliharaan sel. Namun, jumlahnya yang berlebihan ternyata dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang serius pada tubuh.
Kolesterol, khususnya kolesterol LDL, dalam jumlah yang berlebihan dapat menumpuk pada pembuluh darah dan menyebabkan gangguan pada organ vital manusia. Penyakit kolesterol umumnya diderita oleh banyak dewasa pada umur 35 tahun ke atas.
Karena dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang serius, kadar kolesterol dalam darah harus dicek secara rutin. Yuk simak cara cek kolesterol mandiri di rumah yang dapat dilakukan dengan mudah dan cepat dalam artikel berikut ini!
Ketika kadar kolesterol dalam darah tinggi seringkali tidak menimbulkan gejala namun terdapat beberapa gejala yang dapat dirasakan mulai dari sakit kepala, sesak napas, dan gejala penyerta lainnya. Lebih lanjut, berikut ciri-ciri kolesterol tinggi pada laki-laki dan wanita:
Salah satu ciri kolesterol tinggi yang pertama adalah sering sakit kepala. Adanya kadar lemak jahat yang menumpuk pada pembuluh darah menyebabkan aliran darah menuju otak terhambat.
Akibatnya, kadar oksigen yang tersampaikan tidak maksimal dan menyebabkan rasa sakit atau tegang yang berulang kali terjadi.
Baca juga: 16 Sayuran Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Efektif
Selain gejala sakit kepala, penderita kolesterol tinggi juga seringkali merasa kesemutan atau mati rasa pada anggota badan seperti tangan dan kaki. Rasa kesemutan ini diakibatkan oleh gangguan sirkulasi darah akibat penyumbatan pembuluh darah.
Selain pada tangan dan kaki, ciri kolesterol tinggi pada leher juga salah satunya yaitu muncul rasa nyeri, tegang, kesemutan, atau mati rasa pada area leher.
Ciri-ciri kolesterol selanjutnya yaitu nyeri dada dan sesak napas, kolesterol yang menumpuk pada pembuluh darah dapat menghambat aliran darah ke jantung.
Akibatnya, oksigen yang disuplai menjadi berkurang dan jantung bekerja lebih berat sehingga timbul nyeri dan sesak napas.
Setelah mengetahui ciri-ciri penyakit kolesterol, selanjutnya kamu perlu memahami apa saja macam-macam pemeriksaan kolesterol yang tersedia. Berikut adalah penjelasan macam-macam metode cek kolesterol:
Kolesterol HDL (high density lipoprotein) atau dikenal sebagai “kolesterol baik” adalah jenis asam lemak yang dapat membantu tubuh menetralisir (LDL) atau asam lemak jahat. Kadar HDL dapat diukur dengan mengambil sampel darah kemudian mengujinya di lab.
Karena sifatnya yang baik, semakin tinggi kadar HDL akan semakin baik. Umumnya jumlah HDL dalam tubuh berada di atas 60 mg/dL. Jika kurang dari 40 mg/dL, kondisi ini akan meningkatkan risiko penyakit jantung.
LDL (low density lipoprotein) sering disebut juga sebagai kolesterol jahat karena menyebabkan penumpukan plak pada dinding arteri, yang mengakibatkan penyumbatan dan risiko penyakit kardiovaskular.
Pemeriksaan LDL memerlukan pengambilan sampel darah untuk diperiksa kadar kolesterolnya.
Kadar LDL yang normal adalah kurang dari 130 mg/dL. Jika hasilnya lebih dari batas normal akan meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah dan bila kadar sangat tinggi diatas 190 mg/dL, maka dapat sangat berisiko terkena penyakit jantung.
Baca juga: Catat! Ini 12 Macam Tanaman Herbal untuk Kolesterol Tinggi
Trigliserida adalah jenis lemak dalam darah yang jika kadarnya tinggi dapat menumpuk pada pembuluh darah dan menyebabkan risiko penyakit kardiovaskular. Saat melakukan pemeriksaan ini, biasanya seseorang akan diminta untuk berpuasa selama minimal 9-12 jam.
Hal ini karena makanan dapat mempengaruhi tingkat trigliserida dalam darah. Adapun kadar trigliserida yang normal adalah di bawah 150 mg/dL, dan semakin rendah jumlahnya, maka resiko seseorang terkena penyakit jantung dan stroke juga kecil.
Dokter Enesis Group, dr. Shabrina Ghassani Roza, menambahkan, “Risiko yang dapat timbul akibat kadar trigliserida yang tinggi tidak hanya ke organ jantung (penyakit jantung koroner, pengerasan pembuluh darah, dan stroke), namun dapat memicu terjadinya peradangan di organ pankreas atau dikenal sebagai pankreatitis akut. Kadar trigliserida yang tinggi ini biasanya berkaitan dengan pola makan yang tinggi gula dan lemak, berat badan berlebih, serta kurangnya aktivitas fisik sehari-hari. Jadi, untuk menurunkan kadar trigliserida, diperlukan perubahan gaya hidup.”
Pemeriksaan kolesterol selanjutnya adalah uji kolesterol total. Pengujian ini yang biasanya dilakukan pada klinik kesehatan untuk mengukur jumlah keseluruhan kolesterol dalam darah, termasuk HDL dan LDL.
Hasil kolesterol dianggap baik jika kurang dari 200 mg/dL, sedangkan apabila berada di atas angka 240 mg/dL artinya seseorang telah memiliki kadar kolesterol yang perlu diperhatikan dan mendapatkan perawatan medis seperti konsumsi obat.
Pengecekan kolesterol di fasilitas kesehatan terkadang dapat memakan waktu karena harus mengantri. Jika kamu memiliki waktu yang terbatas, kamu dapat melakukan pengecekan kolesterol sendiri di rumah.
Namun perlu dipersiapkan dan diperhatikan beberapa hal agar hasil pengujiannya akurat. Hal pertama adalah melakukan puasa selama 9-12 jam sebelum melakukan tes. Kemudian, kamu membutuhkan beberapa peralatan sebagai berikut:
Setelah memastikan semua alat-alat pengecekan sudah tersedia, tata cara cek kolesterol yang perlu kamu lakukan, di antaranya:
Hasil pengukuran biasanya mencantumkan kadar kolesterol total dalam tubuh dan diukur dalam satuan mg/dL (milligram per desiliter darah). Berikut ini adalah arti dari angka dalam alat pengecek kolesterol:
Jika hasil pengujian kolesterol berada pada batas diatas normal kamu perlu mengkonsultasikannya lebih lanjut dengan dokter. Kondisi kolesterol tinggi dapat menyebabkan banyak risiko penyakit kronis oleh karena itu kamu tidak boleh menyepelekannya.
Jika dibandingkan dengan tes laboratorium, mengecek kolesterol secara mandiri di rumah tidak akan menghasilkan angka yang jauh berbeda. Namun, beberapa alat hanya mengukur total kolesterol dan tidak dapat membedakan antara HDL dan LDL.
Untuk hasil yang lebih akurat, kamu dapat mendatangi klinik kesehatan untuk memeriksa kadar kolesterol tubuh dengan lebih spesifik, lengkap dan akurat.
Demikian penjelasan lengkap terkait ciri-ciri, jenis, dan cara cek kolesterol yang dapat kamu pahami. Kondisi kesehatan tubuh adalah hal yang sangat penting untuk menunjang aktivitas harian.
Pastikan kamu mengonsumsi makanan sehat dan suplemen tambahan seperti Amunizer dari Enesis Group untuk menjaga daya tahan tubuh.
Dengan kandungan vitamin C 1000mg, Elderberry 1000mg, hingga Zinc 75 mg, Amunizer dapat membantu kamu menjaga daya tahan tubuh. Yuk pilih healthy product for healthy family!
Baca juga: 10 Makanan yang Menjadi Pantangan Kolesterol Tinggi