teknik pencucian alat makan
Januari 15, 2026 Artikel

6 Teknik Pencucian Alat makan dan Dapur secara Higienis

Apakah kamu sudah menerapkan teknik pencucian alat makan dengan tepat di rumah? Peralatan makanan dan minuman yang terlihat bersih belum tentu bebas dari kuman. 

Jika tidak dicuci dengan benar, sisa makanan dan lemak bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri yang berisiko mengganggu kesehatan keluarga.

Karena itu, memahami teknik membersihkan alat makan dan dapur secara menyeluruh menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan makanan sehari-hari. Artikel ini akan membahas cara membersihkan peralatan dapur yang benar, praktis, dan mudah diterapkan di rumah.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Alat Makan

Kebersihan alat makan berperan besar dalam mencegah penyakit yang berasal dari makanan. Piring, sendok, garpu, gelas, hingga alat masak seperti panci dan wajan selalu bersentuhan langsung dengan makanan. 

Jika alat makan tidak higienis, kuman bisa masuk ke tubuh tanpa disadari. Kondisi ini tidak hanya perlu diperhatikan di tempat makan umum, tetapi juga di dapur rumah, terutama saat ada acara tertentu seperti hari raya atau arisan dan alat makan digunakan secara bergantian. 

Selain berdampak pada kesehatan, peralatan yang kurang bersih juga dapat memengaruhi cita rasa dan kualitas makanan. Sisa lemak, bau, atau kuman yang menempel bisa membuat makanan kurang sedap dan tidak nyaman dikonsumsi.

Oleh karena itu, diperlukan teknik pencucian alat makan yang tepat sebagai langkah penting agar peralatan makan dan dapur tetap awet, bersih, dan aman digunakan setiap hari.

Baca juga: Kuman Bisa Terdapat di Mana Saja? Ini Area Paling Rawan! 

Teknik Pencucian Alat Makan yang Benar

Membersihkan peralatan makan dan dapur tidak cukup hanya dengan membilasnya secara cepat. Ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan agar hasilnya benar-benar bersih dan aman digunakan kembali. Berikut urutan cara membersihkan alat dapur yang benar:

1. Buang Sisa Makanan Terlebih Dahulu (Scrapping)

Langkah awal dalam teknik pencucian alat makan adalah membuang sisa makanan yang menempel di alat makan. Sisa nasi, tulang, saus, atau minyak sebaiknya disisihkan sebelum alat dicuci. 

Cara ini bertujuan untuk mencegah saluran air tersumbat dan mengurangi penumpukan bakteri pada spons maupun wastafel.

2. Basahi dan Rendam Alat Makan (Flushing)

Setelah semua sisa makanan dibuang, basahi atau rendam peralatan makan dengan air. Perendaman akan membantu untuk melunakkan noda yang menempel, terutama pada alat yang berminyak atau gosong. 

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan air hangat untuk meluruhkan lemak atau kerak membandel agar lebih mudah dibersihkan.

3. Cuci Menggunakan Sabun yang Aman (Washing)

Teknik pencucian alat makan selanjutnya adalah mencuci peralatan menggunakan sabun cuci piring yang aman. 

Gosok permukaan secara perlahan dengan spons atau sikat yang bersih. Pastikan seluruh permukaan terkena sabun agar kuman dan bakteri dapat terangkat secara optimal.

Agar lebih higienis, lakukan pencucian dengan urutan yang tepat. Mulai dari gelas dan botol minum, lalu peralatan makan seperti sendok dan piring, terakhir alat dapur seperti wajan dan panci. 

Urutan ini membantu mencegah perpindahan kuman dari alat yang lebih kotor ke yang lebih bersih.

4. Bilas dengan Air Mengalir (Rinsing)

Setelah peralatan makan dicuci menggunakan sabun, bilas segera di bawah air yang mengalir. Pastikan seluruh permukaan dibilas sampai rasa licin dan bau sabun benar-benar hilang. 

Hindari membilas dengan cara merendam piring dan gelas di dalam air karena air yang tergenang dan sudah kotor dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, sehingga kebersihan alat makan tidak terjaga secara optimal.

5. Keringkan dengan Cara yang Tepat (Toweling)

Setelah proses pencucian selesai, tiriskan terlebih dahulu piring dan peralatan masak di rak atau wadah khusus hingga air menetes habis. Setelah itu, keringkan menggunakan kain yang bersih dan kering agar tidak ada sisa air yang tertinggal. 

Kain lap berbahan microfiber bisa menjadi pilihan karena daya serapnya tinggi dan mampu mengangkat sisa kelembapan dengan lebih efektif. 

Pastikan juga kain lap piring dicuci secara rutin supaya tidak menjadi tempat menumpuknya kuman dan bakteri yang dapat mencemari peralatan makan.

Baca juga: Jadwal Bersih-Bersih Rumah serta Manfaatnya, Yuk Catat! 

6. Gunakan Peralatan Mencuci yang Sesuai

Salah satu kunci dari teknik pencucian alat makan yang efektif adalah memilih perlengkapan mencuci yang tepat. Pilih sabun cuci piring yang mampu mengangkat lemak dan sisa makanan, serta mudah dibilas agar tidak meninggalkan residu. 

Untuk peralatan dari keramik, kaca, atau teflon, gunakan spons atau sabut yang lembut supaya permukaannya tidak tergores. Sementara itu, wajan dan panci berbahan stainless steel dapat dibersihkan menggunakan spons besi agar kotoran membandel lebih mudah terangkat.

Sediakan juga sikat kecil untuk membersihkan botol minum, wadah makanan, dan bagian tutup yang sulit dijangkau. 

Saat mencuci, sebaiknya kamu menggunakan sarung tangan karet agar tangan terlindungi dari bahan kimia sabun, goresan benda tajam, dan membantu mencengkeram peralatan yang licin dengan lebih aman.

Itulah penjelasan lengkap tentang teknik pencucian alat makan yang perlu diterapkan sehari-hari. Dengan cara membersihkan alat dapur yang tepat, risiko penyebaran kuman bisa ditekan dan makanan yang dikonsumsi menjadi lebih aman.

Selain peralatan dapur, kebersihan tangan juga tidak kalah penting. Biasakan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum makan dan minum. 

Terlebih saat berada di luar rumah, terkadang akses air terbatas sehingga penting untuk menyediakan hand sanitizer agar tangan selalu higienis saat akan makan sesuatu. Dalam hal ini, kamu bisa mengandalkan Antis Jasmine Tea.

Antis Jasmine Tea dari Enesis Group hadir sebagai hand sanitizer dengan perlindungan ganda food grade formula dan efektif membunuh kuman hingga 99,9%. Produk ini juga dilengkapi dengan wangi lembut melati dan bahan pelembap yang tidak membuat tangan kering.

Yuk, jaga kebersihan tangan dan peralatan makan bersama Antis demi kesehatan keluarga.

Baca juga: 10+ Cara Menghilangkan Lalat di Rumah, Ampuh & Aman 

Related article