Home > Info Kesehatan
INFO KESEHATAN
Share artikel ini ke :
07 September 2017
Cara Terhindar Dari Kolera di Tanah Suci
Di tahun 2017, seperti dilansir dari situs Detik.com, tercatat ada 221 ribu jamaah haji diberangkatkan ke tanah suci, sekitar 63 persen atau 120 ribu lebih berisiko tinggi terkena penyakit kolera, sebuah penyakit menular di saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakterium vibrio cholerae. Berdasarkan data WHO seperti yang dikutip dari Kompas.com, ada 362.000 kasus kolera dan sebanyak orang 1.817 meninggal dunia, hingga saat ini akibat penyakit kolera.
 
Kementerian Kesehatan telah mengingatkan kepada calon jemaah haji 2017 soal bahaya wabah kolera yang saat ini menyerang negara Yaman, tetangga Arab Saudi. Menurut Nila F Moeloek (Menteri Kesehatan), di Indonesia penyakit diare masih ditemukan namun penyakit kolera sangat jarang ditemukan. Adapun gejala kolera di antaranya yaitu diare disertai muntah dan gejala baru muncul 8-72 jam setelah penderita terpapar sumber penularan, penderita juga bisa mual selama beberapa jam, penderita juga biasanya mengalami kram perut, dan dehidrasi. 
 
Agar terhindar dari penyakit kolera, kita dapat melakukan beberapa hal seperti :
 
1. Konsumsilah air matang atau air minum dalam kemasan untuk minum. 
Jangan sembarangan minum air mentah terutama di tanah suci karena belum tentu air tersebut bersih dan bebas dari bakteri vibrio cholerae
 
2. Hanya gunakan air bersih untuk melakuka aktivitas sehari-hari seperti cuci piring, mandi, cuci muka, sikat gigi, dan lain-lain. 
 
3. Hindari daging mentah atau makanan laut yang dimasak kurang matang. 
Makanan yang kurang matang dapat dijangkiti oleh bakteri penyebab kolera.
 
4. Selalu cuci tangan sebelum dan setelah makan. 
Rajin mencuci tangan seperti juga yang dianjurkan oleh Menteri Kesehatan sangat penting agar tidak terjangkit penyakit kolera. Mencuci tangan dengan air mengalir ditambah dengan cuci tangan menggunakan cairan antiseptik seperti Antis dapat mengurangi risiko penularan penyakit. Antis adalah cairan pencuci tangan tanpa air atau hand sanitizer yang memiliki kandungan aktif alkohol 70%. Antis teruji klinis dapat membunuh 99% kuman penyebab berbagai macam penyakit, seperti kuman E.Coli dan S.Aureus. Tidak perlu khawatir tangan akan menjadi kering jika menggunakan Antis karena Antis mengandung moisturizer atau pelembab sehingga tangan tidak akan terasa kering. Antis kini hadir dengan kemasan spray yang lebih praktis dan tidak lengket di tangan, dapat digunakan di mana saja dan kapans aja, baik sebelum dan sesudah makan, setelah salaman dengan orang lain, setelah menggunakan fasiltas umum, dan setelah melakukan aktivitas lainnya. 
 
 
Referensi :
 
https://health.detik.com/read/2017/07/26/082838/3573890/763/selain-kolera-penyakit-apa-saja-yang-perlu-diwaspadai-saat-berhaji
 
http://nasional.kompas.com/read/2017/07/28/19114961/cegah-kolera-jemaah-calon-haji-indonesia-diingatkan-rajin-cuci-tangan
 
http://www.alodokter.com/kolera
 
https://health.detik.com/read/2010/11/15/114554/1494421/763/cara-mencegah-penyakit-kolera
 
Share artikel ini ke :
Copyright © 2011 Enesis Group. All rights reserved.  |  Terms of Use  |  Peta Situs