Home > Info Kesehatan
INFO KESEHATAN
Share artikel ini ke :
02 Agustus 2017
Waspada Kanker Usus Besar

Salah satu ciri tubuh yang sehat adalah sistem pencernaan yang bekerja dengan baik atau tidak mengalami kesulitan buang air besar (BAB). Kesulitan BAB dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius, salah satunya adalah kanker usus. Hasil temuan dari “The American Journal Of Gastroenterology” di tahun 2003 menyebabkan bahwa semakin sulit untuk BAB, maka risiko terkena kanker usus besar semakin besar. 

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit kanker usus besar antara lain : kekurangan serat, merokok, konsumsi minuman alkohol, obesitas, usia di atas 50 tahun, menderita diabetes, kurang olahraga, dan lain sebagainya. Menurut Alodokter.com, kanker usus besar atau kanker kolon ialah jenis kanker yang menyerang usus besar atau bagian akhir dari sistem pencernaan manusia. Penderita kanker usus biasanya lansia atau orang-orang di atas usia 60 tahun, namun tidak menutup kemungkinan kanker usus besar juga diidap oleh penderita di bawah usia 60 tahun. 

Kanker usus besar bisa dikenali dari gejala-gejalanya, antara lain adanya darah pada kotoran, berubahnya tekstur kepadatan kotoran, menurunnya berat badan, perut kembung, terasa lelah, nafsu makan berkurang, konstipasi, dan lain sebagainya. Walaupun tidak semua gejala tersebut akan dirasakan oleh penderita kanker usus besar, namun ada baiknya untuk tetap waspada terutama jika Anda mengalami konstipasi berkepanjangan dan usia Anda telah mencapai lebih dari 50 tahun.

Seperti kata pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati. Karena itu ada banyak yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyakit kanker usus besar. Menurut dr Ari Fachrial Syam (Spesialis Pencernaan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI RSCM) seperti yang dikutip dari Kompas.com, perubahan gaya hidup dan lingkungan diperlukan agar terhindar dari kemungkinan menderita kanker usus besar.

Mulai dari memperbanyak makan makanan yang berserat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan lainnya serta menghindari makanan siap saji yang tinggi akan lemak.   Kemudian, mulai rajinlah bergerak, olahraga secara teratur 2-3 kali seminggu. Selain itu, perubahan bentuk toilet juga mesti diperhatikan. Jika biasa menggunakan toilet duduk, mungkin Anda dapat mempertimbangkan untuk menggantinya menjadi toilet jongkok agar kemungkinan konstipasi dapat diminimalisir.

Selain itu, Anda dapat mengonsumsi Vegeta Jeruk secara rutin. Vegeta merupakan suplemen serat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan alami seperti plantago ovata dan akar chicory yang dapat membantu kesehatan pencernaan. Tak hanya membantu melancarkan buang air besar secara teratur sehingga dapat terhindar dari penyakit kanker usus besar,  konsumsi Vegeta secara rutin juga dapat mencegah wasir, dan membantu menurunkan kolesterol. Selain itu, Vegeta juga dapat membantu diet dengan cara mengikat lemak dari makanan.

Sumber :

http://lifestyle.kompas.com/read/2013/06/04/07514418/Kanker.Usus.Besar.Diprediksi.Meningkat

http://www.alodokter.com/kanker-usus-besar

https://health.detik.com/read/2012/09/28/065830/2042274/766/8-makanan-yang-pencegah-kanker-usus-besar

http://lifestyle.kompas.com/read/2016/11/14/185017723/4.jenis.makanan.ini.dapat.mencegah.kanker.usus.besar

Share artikel ini ke :
Copyright © 2011 Enesis Group. All rights reserved.  |  Terms of Use  |  Peta Situs